Misc

Laptop Terlalu Panas? Undervolt Saja

Setelah saya membeli joybook S41, saya mencari apa-apa saja informasi yang bisa saya dapatkan untuk mengoptimalkan notebook baru ini (maklum barang baru, jadi masih disayang-sayang).

Salah satu yang langsung saya lakukan adalah melakukan Undervolt. Harafiahnya adalah, menurunkan voltase yang masuk ke prosesor agar lebih optimal. Asumsinya adalah, prosesor tidak perlu mendapat tegangan paling tinggi terus menerus. Ada voltase optimal/minimal untuk mendapatkan kinerja yang sama.

Keuntungannya? Laptop jadi lebih dingin (suhu maximumnya turun sewaktu bekerja) dan batere tahan lebih lama. Dan lebih bagus lagi: tanpa resiko kerusakan hardware.

Yup. Kalau anda melakukan tweaking undervolt, anda hanya melakukan modifikasi melalui software. Kalau voltase yang mengalir ke komputer anda terlalu rendah, yang anda dapatkan cuma Blue Screen of Death alias ke-restart. Tidak usah panik karena ini normal, dan voltase yang mengalir akan kembali ke voltase semula.

Untuk menemukan voltase optimal ini, anda mungkin butuh mengalokasikan waktu sekitar 1-2 jam, tapi worth kok.

Nah untuk persiapan, download-lah tiga program ini:
RMCLock
HWMonitor
Orthos

Keterangan

Orthos adalah program yang dapat memberikan beban pada komputer anda dan berguna untuk melakukan tes kinerja pada laptop.

Hardware Monitor, seperti namanya, berguna untuk mengetahui suhu pada hardware. Masih banyak software-software serupa kalau anda tidak yakin dengan akurasi Hardware Monitor.

Rmclock adalah program untuk memodifikasi voltase.

Mencatat Suhu Maksimal

Langkah pertama, jalankanlah Orthos dan HWMonitor. Lihat temperatur maksimal anda. Caranya, jalankan Orthos sekitar 10 menit, lalu ukur suhu max yang ditampilkan HW Monitor.

Lihat screenshot ini kalau bingung:

Free Image Hosting at www.ImageShack.us
gambar orthos,melakukan benchmark selama 10 menit

Sekarang pergilah ke profiles. Ganti semua profile menjadi Performance on Demand.

Anda melihat angka-angka seperti 6.0x, 7.0x, etc?

Itu istilahnya multiplier, teknologi dari intel untuk mengoptimalkan kinerja prosesor. Makin tinggi tenaga yang dibutuhkan, multiplier ini akan meningkat, dan semakin rendah tenaga yang dibutuhkan, multiplier ini akan menurun, tergantung kondisi komputer. Multiplier terendah di laptop saya adalah 6.0x, ini adalah multiplier yang dipakai saat komputer standby, makanya bisa menggunakan voltase lebih rendah.

Logikanya, semakin tinggi multiplier, semakin tinggi voltase yang dibutuhkan. Tapi secara default, Intel sudah mengset voltase tertentu yang belum tentu optimal.

Seperti yang anda lihat, multiplier saya berkisar dari 6.0x sampai 9.0x. Kondisi ini berbeda pada masing-masing prosesor. Mungkin ada yang sampai 11x, tergantung kekuatan prosesor tersebut.

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Matikan “Auto Adjust intermediate-states VID”

Sekarang anda bisa mengetes multiplier satu persatu, mulai dari yang paling tinggi sampai paling rendah. Saran saya, cobalah multiplier tersebut satu persatu (misalnya 9.0x, sedangkan yang 8.0x, 7.0x dites belakangan).

Setiap menurunkan voltase, jangan lupa tekan apply. Kalau voltase anda terlalu rendah, laptop anda akan kena Blue Screen, jadi jangan panik. Ini normal, dan voltase akan tereset setiap kali anda ke-restart.

Saran saya, setelah anda mendapatkan blue screen, naikkan voltase-nya sedikit, lalu tes stabilitas menggunakan orthos sekitar 10-45 menit.

Mungkin memang prosesor yang ada di Joybook S41 ini dingin (Intel Merom) tapi saya bisa memasang voltase terendah (0.9500v) tanpa kena BSOD sama sekali di semua multiplier. Apa artinya? Ini artinya, voltase yang masuk ke laptop ini pada saat mode standby sama saja dengan sewaktu saya menjalankan aplikasi sangat berat.

Lihat perbandingan suhu yang ditunjukkan Hw Monitor setelah saya mengundervolt notebook ini:

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Setelah tes 45 menit, suhu maximal prosesor turun dari 77 derajat celcius ke 68 celcius. Lumayan kan? Tapi sekali lagi, saya sendiri sebenarnya agak bingung, soalnya sejauh saya menggunakan laptop ini, suhu yang tampil tidak pernah lebih dari 66 derajat. Apa mungkin memang karena Intel merom ini memang lebih dingin?

Kegiatan ini memang agak mengkonsumsi waktu, tapi cukup worth kok. Laptop jadi dingin, batere jadi sedikit lebih tahan lama (ada kenaikan sekitar 20-30 menit).

27 Comments

speak up

Add your comment below, or trackback from your own site.

Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*Required Fields