Google
 

Rentetan Tragedi Menjelang 2008

Calvin Michel Sidjaja on January 1st, 2008

Wah akhirnya saya mendapat kesempatan untuk nge-blog lagi setelah sekian lama liburan (sekarang lagi nge-blog pake laptop sepupu, dan koneksinya 768 kbps!). Sewaktu bulan desember 2007 tampaknya banyak sekali kejadian-kejadian tragis menjelang tutup tahun.

Yang paling menghebohkan dunia internasional tentu saja, penembakan Benazir Bhutto, tokoh oposisi pemerintahan Pakistan. Saya tidak terlalu mengetahui konstelasi perpolitikan Pakistan, tapi pembunuhan tokoh oposisi yang memiliki pengaruh kuat seperti Bhutto tampaknya akan membuat Pakistan tidak stabil dalam jangka panjang. Apakah pemilu di Pakistan nanti akan berjalan damai?

Ada beberapa kemungkinan, pertama, banyak yang tidak berpartisipasi, dan menandakan ketidakpercayaan publik pada pemerintah, dan yang kedua, pemilu berhasil, rakyat berpartisipasi, tapi setelah itu hasil ditolak, ada tuntutan pemilu ulang, dan yang ketiga, pemilu berhasil dilaksanakan, semua pihak menerima hasilnya. Di negara-negara yang penduduknya masih memiliki kedewasaan politik yang rendah, dan memang berpotensi menjadi negara gagal, kemungkinan yang kedua jauh lebih besar terjadi. Mudah-mudahan saja tidak, kalau tidak bisa-bisa Pakistan menjadi negara gagal beneran. Kita tentunya tidak boleh lupa bahwa Pakistan adalah salah satu negara yang tidak tergabung pada Non-Proliferation Treaty. Bisa bayangkan kombinasi antara negara gagal+kepemilikan senjata nuklir?

Tragedi yang paling memilukan di akhir tahun 2007 mungkin adalah bencana banjir yang terjadi di berbagai daerah di nusantara, salah satu yang paling mengerikan adalah banjir yang terjadi di kabupaten Bojonegoro. Sekitar 117 desa terendam. Kebetulan sepupu saya juga bekerja di Bojonegoro (untungnya yang bersangkutan memutuskan tidak pulang kesana, sehingga tidak terjebak di wilayah tersebut), menurut berita yang saya dengar, rumahnya terendam air sampai sekitar 3 meter.

Bantuan belum juga datang, dan menurut berita-berita terakhir, para pengungsi mulai terkena penyakit dan kelaparan. Hal ini diperburuk karena tragedi ini terjadi di akhir tahun, semua orang sedang pesta dan kita tidak bisa serta merta menyalahkan pemerintah karena bantuan belum datang. Tampaknya banjir ini juga membuat akses ke Bojonegoro sangat sulit.

Mengingat bencana lingkungan tampaknya akan lebih sering kita jumpai, moga-moga di tahun 2008 ini kita bisa memetik pelajaran. Lingkungan Indonesia sudah semakin rusak, jangan dirusak lebih jauh lagi, kita semua bisa berpartisipasi, mulai dari hal terkecil, seperti tidak buang sampah sembarangan, terutama di kali atau di jalan.

Selamat tahun baru 2008!

Referensi: 
Profil Bhutto di BBC
Banjir Bojonegoro

Popularity: 8% [?]

Tags: , , ,

Related posts

Subscribe to this blog's RSS feed

Free Web Hosting

Your Ad Here