<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Should We Forgive Soeharto?</title>
	<atom:link href="http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto</link>
	<description>welcome to random knowledge dump~</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Mar 2010 11:56:52 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: utuh</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-683</link>
		<dc:creator>utuh</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 05:51:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-683</guid>
		<description>SATU AYAT.

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri melainkan telah tertulis didalam kitab sebelum kami mewujudkannya.
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
&quot;alhadid 22&quot;

Semua telah ditakdirkan di suatu data yang  berisi catatan aksi reaksi sempurna. Data yang berisi ilmu pengetahuan yang terus kita coba singkap tabirnya. Mustahil ataupun logis telah ada jawabannya.
Sample and simple, air yang turun dari langit karena malaikat yang diberi nama mikail diperintahkan untuk menurunkannya ataupun karena kita tahu itu hasil dari penguapan air di bumi ini dan element lainnya yang berkumpul diatas sana kemudian bereaksi menjadi air hujan.
Maka, jika kita ingin hasil yang kita inginkan hasilnya. Tentunya kita harus berusaha dengan :
end - pasrah dan ber doa kepada pencipta hasil yang kita inginkan itu ataupun start - tawakkal dan ber aksi dengan kemampuan kita yang ada untuk mendapatkan hasil ciptaan yang diinginkan.
Ada apa dengan banjir yang yang melanda tempat kita berada yang membuat anda basah kuyup tersiram terendam air. semuanya tidak luput dari pengabulan doa, permintaan kita dengan usaha pada tindakan alam sekitar kita.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SATU AYAT.</p>
<p>Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri melainkan telah tertulis didalam kitab sebelum kami mewujudkannya.<br />
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.<br />
&#8220;alhadid 22&#8243;</p>
<p>Semua telah ditakdirkan di suatu data yang  berisi catatan aksi reaksi sempurna. Data yang berisi ilmu pengetahuan yang terus kita coba singkap tabirnya. Mustahil ataupun logis telah ada jawabannya.<br />
Sample and simple, air yang turun dari langit karena malaikat yang diberi nama mikail diperintahkan untuk menurunkannya ataupun karena kita tahu itu hasil dari penguapan air di bumi ini dan element lainnya yang berkumpul diatas sana kemudian bereaksi menjadi air hujan.<br />
Maka, jika kita ingin hasil yang kita inginkan hasilnya. Tentunya kita harus berusaha dengan :<br />
end &#8211; pasrah dan ber doa kepada pencipta hasil yang kita inginkan itu ataupun start &#8211; tawakkal dan ber aksi dengan kemampuan kita yang ada untuk mendapatkan hasil ciptaan yang diinginkan.<br />
Ada apa dengan banjir yang yang melanda tempat kita berada yang membuat anda basah kuyup tersiram terendam air. semuanya tidak luput dari pengabulan doa, permintaan kita dengan usaha pada tindakan alam sekitar kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teguh</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-682</link>
		<dc:creator>Teguh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 16:55:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-682</guid>
		<description>Alhasil kebijakan Harto terhadap etnis Tionghoa melahirkan sebuah kultur baru . Misal : nama Wijaya , Tanoko , Tedja , dll akan mengsumsikan bahwa seseorang tsb berasal dari Indonesia dengan etnis Tionghoa .

Saya bangga denagn itu semua (nama saya merupakan nama Jawa , Teguh berarti kuat tidak tergoyahkan) . Saya merasa ada hutang budi (hutang moral) disertai kewajiban untuk dapat berguna bagi negara yang telah melahirakn saya , saya anggap itu takdir saya . Saya tidak mau menjadi Yahudi yang tidak tahu sopan santun di negara orang , karena saya Tionghoa bukan Yahudi .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhasil kebijakan Harto terhadap etnis Tionghoa melahirkan sebuah kultur baru . Misal : nama Wijaya , Tanoko , Tedja , dll akan mengsumsikan bahwa seseorang tsb berasal dari Indonesia dengan etnis Tionghoa .</p>
<p>Saya bangga denagn itu semua (nama saya merupakan nama Jawa , Teguh berarti kuat tidak tergoyahkan) . Saya merasa ada hutang budi (hutang moral) disertai kewajiban untuk dapat berguna bagi negara yang telah melahirakn saya , saya anggap itu takdir saya . Saya tidak mau menjadi Yahudi yang tidak tahu sopan santun di negara orang , karena saya Tionghoa bukan Yahudi .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teguh</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-681</link>
		<dc:creator>Teguh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 16:41:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-681</guid>
		<description>Persoalan pak Harto korup atau tidak , saya rasa iya Pak Harto memang korupsi uang negara tapi tetap melihat dengan pendapatan negara . Namun saya menolak spekulasi bahwa Pak Harto mengkorupsi uang hingga menimbulkan hutang luar negeri Indonesia yang luar biasa banyak .

Sebab itu semua hanyalah konspirasi Barat untuk menjatuhkan Pak Harto dengan melalui tangan IMF yang menciptakan kondisi krisis yang luar biasa di seluruh dunia sehingga , Indonesia juga terkena imbasnya (salah satu yang terbesar) , kemudia IMF datang seperti dewa penolong melalui Michell Camdessus yang menawarkan hutang kepada Indonesia . Kemudian &quot;finishing&quot; dari kejatuhan pak Harto adalah pengkhianatan Harmoko , HAbibie dkk serta jajaran AD yang bisanya selalu mendukung Pak Harto .

Jadi saya tidak menyarankan Pak Harto dimaafakan , &quot;Wong Harto iku gak salah&quot; .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Persoalan pak Harto korup atau tidak , saya rasa iya Pak Harto memang korupsi uang negara tapi tetap melihat dengan pendapatan negara . Namun saya menolak spekulasi bahwa Pak Harto mengkorupsi uang hingga menimbulkan hutang luar negeri Indonesia yang luar biasa banyak .</p>
<p>Sebab itu semua hanyalah konspirasi Barat untuk menjatuhkan Pak Harto dengan melalui tangan IMF yang menciptakan kondisi krisis yang luar biasa di seluruh dunia sehingga , Indonesia juga terkena imbasnya (salah satu yang terbesar) , kemudia IMF datang seperti dewa penolong melalui Michell Camdessus yang menawarkan hutang kepada Indonesia . Kemudian &#8220;finishing&#8221; dari kejatuhan pak Harto adalah pengkhianatan Harmoko , HAbibie dkk serta jajaran AD yang bisanya selalu mendukung Pak Harto .</p>
<p>Jadi saya tidak menyarankan Pak Harto dimaafakan , &#8220;Wong Harto iku gak salah&#8221; .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teguh</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-680</link>
		<dc:creator>Teguh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 16:23:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-680</guid>
		<description>Sebagai WNI keturunan tionghoa , saya merasa sedikit terdiskriminasi oleh Soeharto .

Namun saya tetap menghoramti Pk Harto , karena menurut pandangan orang China , Pak Harto memilki takdir untuk menyatukan &quot;Langit dan Bumi&quot; . Jadi saya merasa &quot;rela kalah&quot; karena &quot;dikalahkan&quot; oleh orang yang benar - benar kompeten . Tidak seperti zaman sekarang Lembaga pemerintahan dijangkiti oleh orang - orang tidak kompeten yang yhanya bermodal menjilat .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai WNI keturunan tionghoa , saya merasa sedikit terdiskriminasi oleh Soeharto .</p>
<p>Namun saya tetap menghoramti Pk Harto , karena menurut pandangan orang China , Pak Harto memilki takdir untuk menyatukan &#8220;Langit dan Bumi&#8221; . Jadi saya merasa &#8220;rela kalah&#8221; karena &#8220;dikalahkan&#8221; oleh orang yang benar &#8211; benar kompeten . Tidak seperti zaman sekarang Lembaga pemerintahan dijangkiti oleh orang &#8211; orang tidak kompeten yang yhanya bermodal menjilat .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ika</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-679</link>
		<dc:creator>ika</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 04:25:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-679</guid>
		<description>32 taun emang waktu yang terlalu panjang untuk sebuah pemerintahan otoriter.,,,bleh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>32 taun emang waktu yang terlalu panjang untuk sebuah pemerintahan otoriter.,,,bleh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Calvin Michel Sidjaja</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-678</link>
		<dc:creator>Calvin Michel Sidjaja</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 16:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-678</guid>
		<description>@ana
sama, gw juga merasa gitu. apalagi tiap imlek gw ngumpul ama keluarga besar. banyak sepupu gw yang ngomong mandarin, gw merasa malu rasanya, mata sipit, tapi ngomong hokkian aja ga bisa.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ana<br />
sama, gw juga merasa gitu. apalagi tiap imlek gw ngumpul ama keluarga besar. banyak sepupu gw yang ngomong mandarin, gw merasa malu rasanya, mata sipit, tapi ngomong hokkian aja ga bisa.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anasoe</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-677</link>
		<dc:creator>anasoe</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 16:18:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-677</guid>
		<description>&lt;i&gt;&quot;There is only one thing I won?t forget, one thing I consider his gravest sin, personally: Javanization.

I don?t want to spark useless debate about racial issues, but I can?t help but associate Suharto with cultural genocide, especially toward Chinese minority in Indonesia. There are many third generation Chinese here who forget to speak their ancestor?s tongue, and alienated from their big family who still speak Chinese language.

I know there are cases when &lt;b&gt;a Chinese descent feel shameful because they have physically Chinese attributes, but don?t speak Chinese speak at all&lt;/b&gt;. Maybe they speak Javanese more fluently than they supposed to be toward their ancestor?s language. Some maybe also feel confused about their identity, are they Javanese? Are they Chinese?&quot; &lt;/i&gt;

for sure. I&#039;m having this feeling now around this environment where mostly they speak chinese among others, and wondering why I can&#039;t speak chinese too before talking with me in english at the end, hahaha~</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>&#8220;There is only one thing I won?t forget, one thing I consider his gravest sin, personally: Javanization.</p>
<p>I don?t want to spark useless debate about racial issues, but I can?t help but associate Suharto with cultural genocide, especially toward Chinese minority in Indonesia. There are many third generation Chinese here who forget to speak their ancestor?s tongue, and alienated from their big family who still speak Chinese language.</p>
<p>I know there are cases when <b>a Chinese descent feel shameful because they have physically Chinese attributes, but don?t speak Chinese speak at all</b>. Maybe they speak Javanese more fluently than they supposed to be toward their ancestor?s language. Some maybe also feel confused about their identity, are they Javanese? Are they Chinese?&#8221; </i></p>
<p>for sure. I&#8217;m having this feeling now around this environment where mostly they speak chinese among others, and wondering why I can&#8217;t speak chinese too before talking with me in english at the end, hahaha~</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fenny</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-676</link>
		<dc:creator>Fenny</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jan 2008 10:32:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-676</guid>
		<description>@Calvin
Saya setuju banget dengan opini anda soal genosida kultural. Sebagai seorang Tionghoa generasi ketiga yang lahir di tanah Jawa, saya mengalami krisis budaya sejak kecil. Dalam lingkungan keluarga tidak pernah dibiasakan berkomunikasi dengan bahasa Tionghoa maupun Hakka (karena ortu terlalu takut sama pemerintah &#58;&#80;), namun di luar rumah selalu sedih karena di-cina2kan. Saya sampe mikir, dosa apa sih saya lahir jadi orang Cina (dulu kan tulisan &#039;China&#039; aja dikorup &#039;h&#039;-nya, bukti penistaan terhadap suatu etnisitas sampai hal2 paling kecil). Anyway, saya rasa etnis Tionghoa sudah kehilangan satu generasi. Mungkin anak2 saya kelak akan lebih beruntung dapat merasakan kebebasan ekspresi kultural dan tidak perlu malu terhadap identitasnya sendiri.
Soal maaf-memaafkan, saya setuju dengan Wimar yang mengatakan &quot;Hanya korban2 Soeharto yang berhak memaafkan semua tindakan Alm.&quot; Jadi untuk anda2 yang dengan ringan mengatakan &#039;maafkanlah Soeharto&#039; saya akan bertanya, &quot;Siapakah Anda? Apakah Anda korban penculikan, keluarga anda diasingkan, dibunuh, dicap PKI, dianggap GAM?&quot; Kalau bukan, mengapa Anda merasa berhak memaafkan Soeharto?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Calvin<br />
Saya setuju banget dengan opini anda soal genosida kultural. Sebagai seorang Tionghoa generasi ketiga yang lahir di tanah Jawa, saya mengalami krisis budaya sejak kecil. Dalam lingkungan keluarga tidak pernah dibiasakan berkomunikasi dengan bahasa Tionghoa maupun Hakka (karena ortu terlalu takut sama pemerintah &#58;&amp;#80;), namun di luar rumah selalu sedih karena di-cina2kan. Saya sampe mikir, dosa apa sih saya lahir jadi orang Cina (dulu kan tulisan &#8216;China&#8217; aja dikorup &#8216;h&#8217;-nya, bukti penistaan terhadap suatu etnisitas sampai hal2 paling kecil). Anyway, saya rasa etnis Tionghoa sudah kehilangan satu generasi. Mungkin anak2 saya kelak akan lebih beruntung dapat merasakan kebebasan ekspresi kultural dan tidak perlu malu terhadap identitasnya sendiri.<br />
Soal maaf-memaafkan, saya setuju dengan Wimar yang mengatakan &#8220;Hanya korban2 Soeharto yang berhak memaafkan semua tindakan Alm.&#8221; Jadi untuk anda2 yang dengan ringan mengatakan &#8216;maafkanlah Soeharto&#8217; saya akan bertanya, &#8220;Siapakah Anda? Apakah Anda korban penculikan, keluarga anda diasingkan, dibunuh, dicap PKI, dianggap GAM?&#8221; Kalau bukan, mengapa Anda merasa berhak memaafkan Soeharto?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Calvin Michel Sidjaja</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-675</link>
		<dc:creator>Calvin Michel Sidjaja</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 13:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-675</guid>
		<description>@kate
anda membela soeharto? anda memaafkan soeharto? Sah-sah saja. jika posisi anda demikian, itu hak anda, saya hanya menyuarakan pendapat.

Mungkin bagi etnis lain, jawanisasi adalah hal-hal biasa saja. Tapi bagi saya pribadi, itu genosida kultural.

Sayang dia mati terlalu cepat, penyiksaan dua mingu kurang lama dibandingkan penyiksaan yang didapatkan tahanan politik yang disekap semasa ia memerintah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kate<br />
anda membela soeharto? anda memaafkan soeharto? Sah-sah saja. jika posisi anda demikian, itu hak anda, saya hanya menyuarakan pendapat.</p>
<p>Mungkin bagi etnis lain, jawanisasi adalah hal-hal biasa saja. Tapi bagi saya pribadi, itu genosida kultural.</p>
<p>Sayang dia mati terlalu cepat, penyiksaan dua mingu kurang lama dibandingkan penyiksaan yang didapatkan tahanan politik yang disekap semasa ia memerintah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kate</title>
		<link>http://republikbabi.com/perlukah-memaafkan-soeharto/comment-page-1#comment-674</link>
		<dc:creator>kate</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 05:09:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/2008/01/13/mungkin-maafkan-tapi-jangan-lupakan/#comment-674</guid>
		<description>kLo kaTa gw oRang2 indoNesia tuh sok tau.
uDahLah tOh dia ga ada urusan langsung sama loe2 smua.
Emg dia pernah nembak bapa ibu lo?
Ga usah sok kritis..
pikirin dulu ajja ttg diri kita smua yg banyak dosa.
Dia udah meninggal masii aja digunjingin.
pas hidup pada diem2 ajja loe. skarang udah mati mau diapa-in?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kLo kaTa gw oRang2 indoNesia tuh sok tau.<br />
uDahLah tOh dia ga ada urusan langsung sama loe2 smua.<br />
Emg dia pernah nembak bapa ibu lo?<br />
Ga usah sok kritis..<br />
pikirin dulu ajja ttg diri kita smua yg banyak dosa.<br />
Dia udah meninggal masii aja digunjingin.<br />
pas hidup pada diem2 ajja loe. skarang udah mati mau diapa-in?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
