Pengantar Kabbalah

By Calvin Michel Sidjaja | Sep 22, 2008
   Show Original   

Beberapa dari anda yang sudah membaca novel saya, jukstaposisi mungkin menemukan bahwa saya terpengaruh Kabbalah dalam pembuatan novel itu, ya, saya mengakui saya cukup banyak terpengaruh oleh Kabbalah, kosmologi, dan mitologi timur tengah pada saat pembuatan novel itu (ditambah mitos buatan sendiri).

Jukstaposisi adalah novel yang sebelum terbit dimasukkan dalam kompetisi, saya tidak bisa memuat banyak substansi mengenai Kabbalah karena bisa-bisa 150 halaman tidak akan cukup.

Beberapa waktu ini saya juga riset mengenai Kabbalah untuk novel ketiga saya, bagi anda yang mau mencari panduan Kabbalah bagi pemula, mungkin mau membaca artikel ini, saya akan berusaha menjelaskan segalanya dengan simpel (moga2).

Pertama, Kabbalah itu apa sih? Beberapa orang mungkin mengingat Madonna karena aktris tersebut katanya pindah agama menjadi Kabbalist. Saya sendiri tidak bisa dikatakan ahli dalam Kabbalah karena informasi yang saya temukan sebatas dari internet, tapi saya rasa cukuplah untuk mengajarkan orang lain dengan bahasa yang mudah dimengerti, karena penjelasan dari artikel-artikel inggris umumnya diselipi dengan konsep-konsep filsafat yang lumayan kompleks dan bisa bikin kita pusing tujuh keliling karena kita diekspos dengan terlalu banyak informasi baru.

Kabbalah pada dasarnya merupakan sebuah kosmologi, sebelum ilmu untuk menjelaskan penciptaan alam semesta. Secara sangat simpel, Kabbalah menjelaskan bagaimana proses terciptanya “materi” atau “tindakan”.

Untuk contoh, bayangkan tindakan yang akan dilakukan oleh anda, tentunya tindakan itu bermula dari ide di kepala bukan? Nah, Kabbalah menjelaskan darimana ide-ide berasal.

Kabbalah terdiri dari 10 Sphere (sefira), diberi angka mulai dari 1-10, semakin tinggi dengan 0, makin agung maknanya, karena angka 10 identik dengan dunia kita, dunia materi dimana kita memiliki tubuh yang bisa menerima resepsi dan melakuka tindakan.

Pada dasarnya dalam prinsip Kabbalah, “tuhan” bisa dikatakan sebagai konsep yang “terlalu agung”, “terlalu hebat”, “tidak bisa bermanifestasi karena terlalu dahsyat” dan lain sebagainya. Anggap saja otak kecoa tidak bisa mengerti otak manusia, maka dalam hal ini, “tuhan”, sang kekuatan dahsyat tersebut harus “bermanifestasi” dan “mengada” terlebih dahulu.

Kabbalah terdiri dari 10 sefira yang memiliki nilai 1-10, antara lain:

  1. Kether
  2. Chokmah
  3. Binah
  4. Chesed
  5. Geburah
  6. Tifaret
  7. Netsach
  8. Hod
  9. Yesod
  10. Malkut

Mereka semua dihubungkan dengan 22 jalur yang membentuk formasi “Pohon Kehidupan”. Terkadang ada juga Sefira tersembunyi bernama Daath, tapi itu tidak akan dibahas sekarang.

Kabbalah pun dibagi-bagi lagi berdasarkan “tipe dunia” mereka, terdapat empat lapis dunia, yakni

  1. Dunia Kausalitas (1-3)
  2. Dunia Ide (4-6)
  3. Dunia Jiwa (7-9
  4. Dunia Materi (10)

Anda bisa membayangkan tipe dunia menurut para Kabbalah: dunia ini pada dasarnya memiliki dimensi yang berbeda-beda, kita manusia berada pada level terendah (dunia materi, malkut) tergantung dari tingkat “pencerahan” yang kita dapat, kita bisa masuk ke tingkat-tingkat atas sesudah mati.

Karena Kabbalah bukan agama, kita tidak bisa membayangkan seperti apa dunia di atas sana, saya menginterpretasikan pembagian-bagian dunia ini sebagai pertanda bahwa mungkin, apa yang ada di dunia jiwa tidak tahu keberadaan dunia Ide, dan dunia ide tidak tahu apa yang ada di dunia Kausalitas, sama seperti kita yang berada di dunia materi tidak bisa membayangkan seperti apa “dunia jiwa”.

Yang cukup menarik, setiap Kabbalah memiliki surga dan neraka sendiri-sendiri, walau saya sendiri belum mengerti apa fungsi mereka, karena ini membuat makna sefira-sefira yang disebutkan tadi menjadi ambigu. Apakah mereka sebuah konsep? atau melainkan dunia yang berdiri sendiri? Saya rasa terlalu banyak misteri yang takkan pernah terungkap.

Mungkin untuk sementara pengantar ini sampai disini saja kalau kepala anda tidak mau meledak, karena masih banyak yang bisa diceritakan di postingan-postingan berikutnya (kalau ada yang tertarik tentu saja)

Trivia
-Kabbalah memiliki 22 jalur, dan Alfabet pada huruf Ibrani juga 22, Kartu Tarot pada Major Arcana juga punya 22 Kartu
-Kabbalah memiliki 7 tingkatan surga, 7 tingkatan neraka. Kita tahu dunia menurut Kejadian diciptakan dalam tujuh hari.
-Angka pi memiliki nilai 22/7
-Angka pi memiliki angka desimal 3,14, tahukah anda kalau nama SHADDAI dan METATRON (malaikat tertinggi di Kabbalah) memiliki nilai 314?

Popularity: 13% [?]

Tags: ,

Related posts

8 Comments so far
  1. hapsari sekar adi September 23, 2008 12:11 am

    OMG, akhirnya ditulis juga sebagian hasil perbincangan kita kemarin :)

    Btw, nggak ngerti yang bagian trivia Vin, mungkin aja kan itu cuma..kebetulan? Hehe.

  2. Calvin Michel Sidjaja September 23, 2008 12:15 am

    yakin sar kebetulan? :D

    tapi memang sih, ujung2nya kita harus memilih apakah segala hal di dunia ini sudah diatur atau cuma kebetulan (cieh)

  3. Edna Tarigan September 23, 2008 6:39 am

    hmm vin, menurut gue itu cuma kebetulan.
    ada persamaan persepsi di antara budaya2 di dunia ini yang menjadikan angka 7 dan 10 sebagai angka yang sempurna.

  4. Calvin Michel Sidjaja September 23, 2008 11:36 am

    @edna
    yaah ada beberapa hal yang menurut gw ga bisa dijelaskan di dunia ini, ada trivia2 menarik tentang angka yang lain.

    ngomong2 salah satu kesamaan kenapa angka 7 dan 10 dianggap sempurna mungkin karena mereka melihat objek2 di angkasa (planet2 itu) sebagai dewa.

  5. bonx September 24, 2008 4:12 pm

    kasodo itu di bromo, vin. jawa timur. oia, materi kabalah ini seru banget yo.

  6. [...] take a look, I just tried to translate my previous post about kabbalah into english. Let’s expect some engrishness [...]

  7. uli.moimooi October 16, 2008 4:56 pm

    hi mas calvin..
    ^what should i call you eniwei?^

    well,,aq uda baca novel-y yg jukstaposisi..and i think i really couldn’t undrstand..surri..
    :-)
    truz stelah bca pngantar kbalah,,q jd…

    tmbh g ngerti!!
    yg aq tw cm mas calvin nulis jukstaposisi brdasarkan mitologi(?) kabalah tu kn??

    mas,bs tlg jelasin mksud-y jukstaposisi?
    pa sbener-y yg mw mas sampein pd para pembca?

    honestly,aq msh bgg,mang jukstaposisi berisi filsafat n brcerita ttg Tuhan yagh?

    hehe,,maaph y mas lo byk tny,,
    soale aq suka novel mas,,crita-y unik dan g kyk novel laen..
    tp the problem is,,i really couldn’t understand that..
    ^yah..kliatan deh begonya…maklum y mas,,belom di-upgrade..hehe^
    please answer my questions y..
    thx a lot bwad prhatian-y..

  8. Calvin Michel Sidjaja October 16, 2008 5:25 pm

    halo uli, terima kasih ya sudah baca jukstaposisi, kalau saya sendiri (saat menuliskan cerita itu) sebetulnya sedang bereksperimen dengan konsep “cerita di luar kerangka pikiran sehari-hari” karena saya jenuh sekali dengan novel yang itu-itu saja, karena itu saya mengusung ide andaikan dunia ini cuma mimpi dan kita adalah mimpi dari tuhan itu, jadi kita sebenarnya tidak nyata, tapi suatu saat, yang tidak nyata itu ingin menjadi kenyataan dan membalik keadaan: membuat tuhan malah menjadi mimpi, dan merekalah yang nyata.

    Tapi sekali lagi, interpretasi tiap orang bisa berbeda-beda, dan saya sangat menghargai semua opini yang masuk, baik itu negatif dan positif.

    Pada saat saya menulis jukstaposisi, saya tidak bisa memasukkan seluruh unsur kabbalah karena keterbatasan halaman, jadi saya memasukkan kulit luarnya saja, bahkan bagi yang mengerti, mungkin menganggap saya melenceng, tapi tidak masalah.

    terima kasih sekali lagi! :)

Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

© 2007 RepublikBabi, - Daily Blog Tips Themes