<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Ngamen: Karena Miskin, atau Pekerjaan Orang Malas?</title>
	<atom:link href="http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas</link>
	<description>welcome to random knowledge dump~</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Mar 2010 13:43:38 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: alfa</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1014</link>
		<dc:creator>alfa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 08:31:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1014</guid>
		<description>kalo menurut saya...dengan anda meberikan sebagian uang anda kepada pengamen ato pengemis, itu dapat memberi dampak akan semakin terus bertambahnya para pengamen dan pengemis (baik yang berniat sungguh sungguh ato hanya karena malas, intinya bagi pengamen ato pengemis dengan apapun itu alasannya)di dunia ini karena mereka bisa dapat penghasilan dari jalan tersebut dan berdampak...situasi di jalan jadi meningkat tidak aman. kalo sayah sihhh dengan sekuat tenaga n semaksimal mungkin tidak memberi sepeser uang pada pengamen ato pengemis. kalo emang mau bersedekah ato ingin membantu orang yang kurang beruntung.....masih banyak cara lain kan... terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo menurut saya&#8230;dengan anda meberikan sebagian uang anda kepada pengamen ato pengemis, itu dapat memberi dampak akan semakin terus bertambahnya para pengamen dan pengemis (baik yang berniat sungguh sungguh ato hanya karena malas, intinya bagi pengamen ato pengemis dengan apapun itu alasannya)di dunia ini karena mereka bisa dapat penghasilan dari jalan tersebut dan berdampak&#8230;situasi di jalan jadi meningkat tidak aman. kalo sayah sihhh dengan sekuat tenaga n semaksimal mungkin tidak memberi sepeser uang pada pengamen ato pengemis. kalo emang mau bersedekah ato ingin membantu orang yang kurang beruntung&#8230;..masih banyak cara lain kan&#8230; terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Calvin Michel Sidjaja</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1006</link>
		<dc:creator>Calvin Michel Sidjaja</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 12:09:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1006</guid>
		<description>@uliph
terima kasih atas komentarnya, komentar anda membuat saya merasa apa yang saya lakukan (untuk tidak memberikan uang pada pengamen) sebagai hal yang bisa dimaklumi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@uliph<br />
terima kasih atas komentarnya, komentar anda membuat saya merasa apa yang saya lakukan (untuk tidak memberikan uang pada pengamen) sebagai hal yang bisa dimaklumi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ULiph</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1007</link>
		<dc:creator>ULiph</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 11:42:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1007</guid>
		<description>Hallo Calvin.
Tulisan yang menarik.
Tapi saya sendiri punya prinsip untuk tidak akan memberi sesuatu pada pengamen.
Yang saya ketahui, mengamen itu awalnya adalah pekerjaan yang dilakukan oleh orang2 karena mereka membutuhkan dana namun mereka tidak punya alternatif mencari pekerjaan yang lain. Namun sekarang udah bukan seperti keterpaksaan bagi para pengamen. Mengamen udah seperti hal yang biasa dan hal itu terjadi karena ringannya orang2 memberi pada para pengamen tsb kan?
Saya sangat setuju dengan Perpu baru pemerintah yang melarang masyarakt memberi pada pengamen dengan ancaman kurungan penjara/denda.
Lagian saya percaya orang akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi bila ia lebih berusaha (mengejar pendidikan, mencari pekerjaan, mencari link, dll)
Sebagai tambahan, sesungguhnya saya lebih banyak merasa terganggu daripada terhibur sama suara2 yang dihasilkan oleh pengamen, terutama bila sedang menikmati makanan dan sering pengamen tersebut memaksa untuk di beri padahal kita sedang tidak ada uang kecil.
begitu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo Calvin.<br />
Tulisan yang menarik.<br />
Tapi saya sendiri punya prinsip untuk tidak akan memberi sesuatu pada pengamen.<br />
Yang saya ketahui, mengamen itu awalnya adalah pekerjaan yang dilakukan oleh orang2 karena mereka membutuhkan dana namun mereka tidak punya alternatif mencari pekerjaan yang lain. Namun sekarang udah bukan seperti keterpaksaan bagi para pengamen. Mengamen udah seperti hal yang biasa dan hal itu terjadi karena ringannya orang2 memberi pada para pengamen tsb kan?<br />
Saya sangat setuju dengan Perpu baru pemerintah yang melarang masyarakt memberi pada pengamen dengan ancaman kurungan penjara/denda.<br />
Lagian saya percaya orang akan mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi bila ia lebih berusaha (mengejar pendidikan, mencari pekerjaan, mencari link, dll)<br />
Sebagai tambahan, sesungguhnya saya lebih banyak merasa terganggu daripada terhibur sama suara2 yang dihasilkan oleh pengamen, terutama bila sedang menikmati makanan dan sering pengamen tersebut memaksa untuk di beri padahal kita sedang tidak ada uang kecil.<br />
begitu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: HippopoTaMmi</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1004</link>
		<dc:creator>HippopoTaMmi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 17:41:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1004</guid>
		<description>Setuju sm smuanyah, tp kyny yg dimaksud si bibir ini adl pengamen2 annoying yg mangkal di lampu merah yg penampilannya rada2 menyeramkan. sm spt mas yoyon, gw jg cm ngasi klo &#039;penampilan&#039; tuh pengamen emg menghibur. otherwise murni krn takut diapa2in klo ga ngasi. but... kynya jgn lah mrk itu disamain dgn &#039;pengamen serius&#039; macem mas dhol kipli. klo yg model itu, gw suka. ngasinya jg suka dibanyakin, 5000an k atas. contohnya yg gw suka tu yg mangkal di lapo Ni Tondongta Senayan, penyanyinya Batak smua n suaranya bagus2 sekalee... jd beda bnr sm pengamen2 jalanan yg cm modal gitar kopong, suara fals n tampang horor. nah salah satu yg biasa gw kasi duit tu yg suka ad di perempatan lampu merah cihampelas. kadang ada tuh yg slaen pk gitar jg pake harmonika. ga pake nyanyi. enak didengernya. jd inti dr komen saya ini apa? ga ada jg seh, cm pgn nimbrung aj.

ps. pacar saya jg dl pernah ngamen untuk menyambung hidup sm krn hobi, pdhl dia latar belakangnya kursus gitar klasik plus kursus drum gt. jd emg ga smua bs dipukul rata. kasian jg kan klo dipukul smp rata.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sm smuanyah, tp kyny yg dimaksud si bibir ini adl pengamen2 annoying yg mangkal di lampu merah yg penampilannya rada2 menyeramkan. sm spt mas yoyon, gw jg cm ngasi klo &#8216;penampilan&#8217; tuh pengamen emg menghibur. otherwise murni krn takut diapa2in klo ga ngasi. but&#8230; kynya jgn lah mrk itu disamain dgn &#8216;pengamen serius&#8217; macem mas dhol kipli. klo yg model itu, gw suka. ngasinya jg suka dibanyakin, 5000an k atas. contohnya yg gw suka tu yg mangkal di lapo Ni Tondongta Senayan, penyanyinya Batak smua n suaranya bagus2 sekalee&#8230; jd beda bnr sm pengamen2 jalanan yg cm modal gitar kopong, suara fals n tampang horor. nah salah satu yg biasa gw kasi duit tu yg suka ad di perempatan lampu merah cihampelas. kadang ada tuh yg slaen pk gitar jg pake harmonika. ga pake nyanyi. enak didengernya. jd inti dr komen saya ini apa? ga ada jg seh, cm pgn nimbrung aj.</p>
<p>ps. pacar saya jg dl pernah ngamen untuk menyambung hidup sm krn hobi, pdhl dia latar belakangnya kursus gitar klasik plus kursus drum gt. jd emg ga smua bs dipukul rata. kasian jg kan klo dipukul smp rata.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Calvin Michel Sidjaja</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1003</link>
		<dc:creator>Calvin Michel Sidjaja</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 14:03:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1003</guid>
		<description>@dhol kipli
terima kasih atas infonya, seperti yang dikatakan mas yoyon, ada pengamen yang memang serius bermusik, dan anda adalah salah satu dari sekian sedikit pengamen yang bisa membuktikan bahwa tidak semua pengamen bisa dipukul rata.

Ada orang-orang seperti anda, mengamen karena mengumpulkan modal, dan mungkin berjuang menjadi musisi. Terima kasih atas masukannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@dhol kipli<br />
terima kasih atas infonya, seperti yang dikatakan mas yoyon, ada pengamen yang memang serius bermusik, dan anda adalah salah satu dari sekian sedikit pengamen yang bisa membuktikan bahwa tidak semua pengamen bisa dipukul rata.</p>
<p>Ada orang-orang seperti anda, mengamen karena mengumpulkan modal, dan mungkin berjuang menjadi musisi. Terima kasih atas masukannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhol kipli</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1013</link>
		<dc:creator>dhol kipli</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 06:19:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1013</guid>
		<description>ah .... Anda jangan terlalu merendahkan pengamen. 1 th yg lalu saya pernah menjalani jadi pengamen. Saya juga ngga mau disebut malas. Coba bandingkan dgn kerja anda. saya kerja di kantor mulai jam 08.00-16.00. Malamnya ngamen mulai jam 21.00-24 (anda mungkin udah molor). Belum modal yang saya keluarkan. Utk beli keyboard merk roland dan tekhnik saya harus keluar uang lebih dari 25 jt. Belum perlengkapan lain yang nilainya juga lebih dari 30 jt. Khursus di Yamaha musik selama lebih satu tahun juga udah puluhan juta. Coba bandingkan dgn kerja anda. maka jangan bilang pengamen itu malas. iya tohhhh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah &#8230;. Anda jangan terlalu merendahkan pengamen. 1 th yg lalu saya pernah menjalani jadi pengamen. Saya juga ngga mau disebut malas. Coba bandingkan dgn kerja anda. saya kerja di kantor mulai jam 08.00-16.00. Malamnya ngamen mulai jam 21.00-24 (anda mungkin udah molor). Belum modal yang saya keluarkan. Utk beli keyboard merk roland dan tekhnik saya harus keluar uang lebih dari 25 jt. Belum perlengkapan lain yang nilainya juga lebih dari 30 jt. Khursus di Yamaha musik selama lebih satu tahun juga udah puluhan juta. Coba bandingkan dgn kerja anda. maka jangan bilang pengamen itu malas. iya tohhhh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Calvin Michel Sidjaja</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1012</link>
		<dc:creator>Calvin Michel Sidjaja</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 04:02:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1012</guid>
		<description>@yoyon
saya pernah membaca artikel seperti itu. Memang ada pengamen yang memang berjuang jadi musisi. Tapi gimana cara membedakannya yah, andai mereka bisa dibantu. Tapi tidak realistis kalau kita meminta studio rekaman melakukan gerakan untuk merekrut pengamen masuk studio... terlalu riskan untuk mereka. Mereka ujung2nya harus berjuang sendiri.

@sari
naah itu lebih aneh lagi sar. kok ngamen demi ngebakar uang? Hhhh...

@tanah sirah
saya juga memberikan kalau terhibur. tapi itu jarang sekali, soalnya kebanyakan bersuara rada fales, dan saya demennya musik klasik. :))</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yoyon<br />
saya pernah membaca artikel seperti itu. Memang ada pengamen yang memang berjuang jadi musisi. Tapi gimana cara membedakannya yah, andai mereka bisa dibantu. Tapi tidak realistis kalau kita meminta studio rekaman melakukan gerakan untuk merekrut pengamen masuk studio&#8230; terlalu riskan untuk mereka. Mereka ujung2nya harus berjuang sendiri.</p>
<p>@sari<br />
naah itu lebih aneh lagi sar. kok ngamen demi ngebakar uang? Hhhh&#8230;</p>
<p>@tanah sirah<br />
saya juga memberikan kalau terhibur. tapi itu jarang sekali, soalnya kebanyakan bersuara rada fales, dan saya demennya musik klasik. <img src='http://republikbabi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tanahsirah</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1005</link>
		<dc:creator>tanahsirah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 02:54:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1005</guid>
		<description>Rasanya tidak ada hubungannya miskin dengan ngamen. Kalau kita perhatikan para pengamen malah tampil dengan pakaian rapi dan stylish. Adakalanya para pengamen itu hanya sekedar cari kepuasan batin. Biasanya saya juga akan memberikan sedekah alakadarnya kalau saya juga terhibur.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rasanya tidak ada hubungannya miskin dengan ngamen. Kalau kita perhatikan para pengamen malah tampil dengan pakaian rapi dan stylish. Adakalanya para pengamen itu hanya sekedar cari kepuasan batin. Biasanya saya juga akan memberikan sedekah alakadarnya kalau saya juga terhibur.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hapsari sekar adi</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1011</link>
		<dc:creator>hapsari sekar adi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 00:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1011</guid>
		<description>Hmm, gw setuju sama mas Yoyon [kenal juga nggak sok2 manggil mas, haha]. Kalau gw terhibur yah gw kasih aja ala kadarnya. Masalah uangnya nanti untuk apa, yaaahhh ikhlasin aja Vin, yang penting niat kita baik. Tapi duluuu waktu gw mencoba berhenti merokok, gw pernah ngasih rokok buat mereka. Dan entah mengapa, mereka tampak lebih gembira, hahahaha...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm, gw setuju sama mas Yoyon [kenal juga nggak sok2 manggil mas, haha]. Kalau gw terhibur yah gw kasih aja ala kadarnya. Masalah uangnya nanti untuk apa, yaaahhh ikhlasin aja Vin, yang penting niat kita baik. Tapi duluuu waktu gw mencoba berhenti merokok, gw pernah ngasih rokok buat mereka. Dan entah mengapa, mereka tampak lebih gembira, hahahaha&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yoyon Sugiono</title>
		<link>http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/comment-page-1#comment-1010</link>
		<dc:creator>Yoyon Sugiono</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 15:40:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://republikbabi.com/ngamen-karena-miskin-atau-pekerjaan-orang-malas/#comment-1010</guid>
		<description>Saya pribadi untuk masalah pengamen, biasanya hanya memberikan sesuatu jika saya merasa terhibur. Sebab walaupun mungkin jumlahnya hanya segelintir, ada saja pengamen yang memang mencari uang mengamen bukan sekedar untuk &quot;dibakar&quot; tetapi mereka mengumpulkan uang untuk menyewa studio guna mengasah kemahiran mereka bermain musik. Saya pernah menjumpai &quot;kelompok itu&quot; yang ternyata memang bersekolah musik di bilangan Jakarta.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pribadi untuk masalah pengamen, biasanya hanya memberikan sesuatu jika saya merasa terhibur. Sebab walaupun mungkin jumlahnya hanya segelintir, ada saja pengamen yang memang mencari uang mengamen bukan sekedar untuk &#8220;dibakar&#8221; tetapi mereka mengumpulkan uang untuk menyewa studio guna mengasah kemahiran mereka bermain musik. Saya pernah menjumpai &#8220;kelompok itu&#8221; yang ternyata memang bersekolah musik di bilangan Jakarta.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
