Google
 

Jukstaposisi: Cerita tuhan Mati | Juxtaposition: Tale of Dead god

Calvin Michel Sidjaja on October 19th, 2007

Free Image Hosting at www.ImageShack.us
ISBN 9789797801779
Harga: Rp. 30.500,00

Ini adalah catatan mengenai proses penerbitan novel pertama saya yang diterbitkan gagas Media pada oktober 2007.


Sinopsis

Ashra Trivurti adalah seorang gadis yang baru datang dari Bali. Semenjak kecil Ashra tahu dia berbeda. Dia bisa melihat apa yang diinginkan semua manusia di alam semesta.

Tapi Ashra sering bertanya pada dirinya. Heran pada keingintahuan manusia. Jika manusia bisa melihat kepastian, apakah hidup ini ada artinya? Apakah ada guna bila hari esok penuh kepastian? Apakah manusia lebih bahagia jika mereka tahu kapan mereka akan mati? Bukankah hidup lebih indah karena tiap harinya ada hal baru yang menjadi berharga karena kita tidak tahu?

Di sekolahnya yang baru, St. Lucas, Ashra berkenalan dengan Marya Yeshwa, seorang gadis yang akan mati. Ashra menjadi bimbang pada keputusannya, apakah dia perlu mencegah kematian Marya? Apakah dia berhak mengubah keinginan Marya untuk mati? Pertanyaan itu terus menghantui Ashra, sampai suatu ketika, dia mengalami perjumpaan aneh di mimpinya.

Ashra bertemu dengan tuhan, yang mengatakan bahwa dunia yang ia tempati adalah mimpi, dan dia… adalah tuhan.

“Dunia” yang dikenal Ashra akan runtuh. Ashra harus bertindak untuk segera menjadi tuhan yang sempurna, dan menjadi prima causa berikutnya.

Jukstaposisi adalah juara ketiga Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2006. Mengeksplorasi kemungkinan baru antara tuhan, manusia, mimpi, dan dunia. Tuhan adalah gadis kecil. Pencipta ulang sebuah mimpi

Pada awalnya, Jukstaposisi memiliki judul “Puisi-Puisi Hujan Waktu” dan ditujukan menjadi novel romantis karena saya ingin mengikutsertakannya pada lomba novel Grasindo pada tahun 2005. Namun novel ini tidak kunjung selesai dan akhirnya saya mengirimkan novel lain berjudul Miroir setebal 255 lembar, walau tidak menang.

Mungkin karena saya memang pada dasarnya tidak terlalu suka cerita-cerita romantis yang bertabur klise, sehingga cerita novel “Puisi-Puisi Hujan Waktu” saya rombak habis. (Prolognya kaya begini, melodramatis banget ya?)

Saya tiba-tiba berpikir bagaimanakah cara untuk membuat cerita yang keluar dari isi kepala? Tidak bisakah saya keluar dari struktur berpikir selama ini dan membuat sebuah cerita yang sama sekali baru?

Lalu saya memutuskan untuk membuat novel berkonsep “atau…” (if…) dari proyek novel fantasi saya yang berjudul Énshäo Anadi. Karena novel fantasi saya ini belum memiliki alur plot yang kuat, saya mencomot karakter-karakter yang ada dalam novel tersebut, dan membuatnya menjadi cerita dalam dunia alternatif, terpisah dari universe yang saya pikirkan selama ini.

Jika anda penggemar fanfiction, mungkin anda pernah mendengar genre AU (Alternate Universe)? Jukstaposisi adalah cerita alternatif dari sebuah cerita yang masih berlanjut dan belum selesai di kepala saya.

Jukstaposisi sendiri bercerita mengenai seorang gadis bernama Ashra Trivurti, seorang gadis biasa keturunan Bali yang suatu hari mendapati bahwa dunia yang ia kenal selama ini adalah tidak nyata, dan Ashra adalah entitas yang harus menjadi prima causa, menjadi Anadi.

Di novel ini, jika anda jeli dan suka membaca mitos-mitos dunia, mungkin anda akan familiar dengan beberapa deitas yang bertebaran di novel ini, dan tak saya sebutkan namanya. Saya mengaburkan konsep-konsep deitas tersebut agar suasana novel ini surealis.

Saya juga memasukkan hiasan-hiasan berupa bahasa tuhan yang di novel ini diberi nama Díëhvaiivimer. Konsep bahasa ini tentu saja, sangat terpengaruh oleh Elvish milik Tolkien. Saya sendiri merasa belum tentu tuhan mengerti bahasa manusia, karena tentunya bahasa yang dimiliki entitas dan deitas spiritual berbeda, belum tentu keduanya bisa berkomunikasi.

Namun saya harus akui, tidak mudah membuat bahasa sendiri, saya sendiri belum berani memastikan apakah bahasa ini suatu saat nanti menjadi bahasa yang lengkap seperti bahasa elvish milik Tolkien, karena saya bukan seorang linguis.

Kebetulan sekali, 1,5 tahun setelah saya menulis Jukstaposisi, Dewan Kesenian Jakarta mengadakan lomba novel tahunan mereka. Saya ingat sekali pada saat kelas 3 Bahasa di Santa Ursula dulu, saya terkagum-kagum membaca Dadaisme karya Dewi Sartika (salah satu novel terbaik, sayang penulisnya tidak pernah tampil lagi di publik).

Saya sendiri tidak yakin karya saya bisa masuk seleksi, mengingat kompetisi ini berlevel nasional, dan saya yakin sekali akan ada banyak sastrawan dedengkot yang mengikuti lomba ini. Tapi saya berpikir, tidak ada salahnya mencoba, dan akan lebih memalukan kalau saya kalah sebelum berperang. Saya lalu mengirimkan naskah Jukstaposisi setebal 150 halaman dengan rangkap 3 ke DKJ, saya menghabiskan sekitar 110 ribu.

Bulan demi bulan berlalu, saya sudah melupakan lomba novel DKJ dan kegiatan kampus lebih banyak memakan pikiran saya. Pada 3 Maret 2007, FISIP Unpar mengadakan seminar nasional bertema teknologi, dan kebetulan saya menjadi ketua divisi materi yang mengurus seminar kecil ini.

Sewaktu saya berada di ruang seminar, panitia dari DKJ menghubungi saya dan mengatakan bahwa saya juara 3. Kebetulan sekali pada hari itu juga saya berulang tahun yang ke-21, ternyata saya memberi kado untuk diri saya sendiri.

Selang beberapa bulan, saya mencoba menawarkan naskah Jukstaposisi kepada Grasindo, namun tidak dibalas, lalu saya mencoba ke gramedia, tapi ditolak, dan akhirnya saya dikontak oleh mbak Windy dari Gagasmedia yang mengatakan bahwa mereka tertarik untuk menerbitkan novel saya.

Tadinya saya sudah kehilangan harapan dan berniat menerbitkan novel saya dalam bentuk digital dan dalam Creative Commons License. Mbak Windy juga mengatakan bahwa mbak Ayu Utami merekomendasikan naskah saya padanya, sulit dipercaya bukan? Saya selama ini hanya mengagumi mbak Ayu Utami dari karya Saman, dan tiba-tiba dia merekomendasikan karya saya? Astaga!

Setelah proses edit sekitar 3-4 minggu (yang cukup melelahkan), dan perbaikan diksi kalimat, pengubahan nama, penyesuaian dengan novel utama, plot hole, dst., akhirnya saya mengirim mbak windy naskah yang mengalami editan sekitar tiga kali.

Hasilnya sekarang seperti yang bisa anda lihat, novel sepanjang 228 halaman. Pencapaian pertama saya dalam bidang sastra dan literatur. Saya cukup senang, namun belum mau puas, karena saya berharap masih bisa menerbitkan novel-novel maupun cerpen saya yang lain.

Poin terpenting yang harus diingat adalah, rekomendasi dari penulis lain itu penting sekali. Saya sendiri tidak yakin apakah proses penerbitan akan lebih cepat jika mbak Ayu Utami tidak merekomendasikan naskah ini. Dengan kata lain, kita harus menjalin hubungan baik dengan sesama penulis dan editor (yang tampaknya merupakan pekerjaan paling mulia, makasih ya mbak!)

Saya juga mengucapkan terima kasih pada orang tua saya, dan terutama teman-teman saya yang sesama penulis dan memberikan masukan selama mengedit novel ini. Tidak lupa, saya juga mau menyemangati teman-teman penulis yang berniat menerbitkan karya mereka agar tidak mudah menyerah karena selalu ada proses yang dilalui.

Akhir kata, jika anda mencari novel yang tidak klise, mungkin anda bisa mencoba membaca Jukstaposisi, dan saya akan sangat senang mendengar komentar atau saran yang ada. Saya sendiri sadar saya adalah penulis pemula dan masih harus memantapkan gaya penulisan saya.

Saya mau berkembang, maukah anda sebagai pembaca dan sesama penulis memberikan masukan? :)

PS (17/11/07): Ngomong-ngomong saya baru dikasih tahu tadi, kover novel ini ternyata gambar jam pasir yang terbalik ya? *terkesima*

PS: (07/01/07): Oh ya, bagi pembaca yang merasa kebingungan dengan perpindahan setting tempat di novel ini, jika anda jeli pasti ada menyadari bahwa terdapat 3 simbol yang berbeda pada perpindahan adegan-adegan di novel ini.

PS: (08/05/01): Jika anda ingin tahu simbol-simbol yang saya gunakan di novel ini, coba baca postingan ini.

Referensi:
Image oleh Shoji Meguro (Lagu yang membuat saya terinspirasi dalam menulis novel ini)

Jukstaposisi artinya apa?

Review/Komentar Lain

Order Online (Diskon sampai 30%!)

__________
Synopsis

Ashra Trivurti is a girl who just came from Bali. Ashra knew she was different than other. She could see what others cannot, the certainty of future.Still, Ashra often asked herself. She puzzled with humans’ curiousity. If human could see their future, is there actually a meaning on their life? Is there a meaning to live today if we could know what will happen tomorrow? Isn’t life beautiful because we cherished new experiences that we never expected to encounter before?

Upon moving to private school St. Lucas, Ashra quickly getting along with Marya Yeshwa, a girl who she see, wishing to die.

Ashra was plagued by doubt and uncertainty of what she should do. Should she alter the future and prevent her death? Does she have right to change Marya’s wish to die? That questions kept devouring her mind, and once in the night, she encountered the most bizarre entities in her dream.

Ashra talked to gods, who said if the world she resided was… a Dream. And she herself, is an incomplete god.

“World” that Ashra know will collapse. Ashra must prevent this from happened, become a perfect deity and transcend next prima causa.

Juxtaposition received the third prize of Jakarta’s Art Council Novel Competition 2006, exploring the new possibility of relationship between gods, humans, dreams, and the world. God is a girl. Re-creating a Dream.

Juxtaposition: Tale of Dead god was my first published works, though prior before I wrote this novel I have written two novels and numerous short stories.
Juxtaposition itself is a story inspired by the word “god is a girl” (yes, that house music, the song is crappy, but provocative). I forgot to count already how many times I listen Shoji Meguro’s Image (from game Maken X) when writing this novel It helped bringing the surealistic mood.

In writing this novel, I much influenced by Theosophism, Kabbalah, and Jungian Psychology. I also deviced my own constructed language to portray the conversation among deities more realistically. I mean, do you think gods actually speak english? And who could ensure that the world we live in at the moment is not somebody else’s dream? These questions keep haunted me when I writing this story. Eventually, I picked up the character from my working-in-progress novel Énshäo Anadi. Characters I used in this novel is actually from Énshäo Anadi universe. Don’t be surprised if there is recurring characters in my later novels though, I have set up my own universe.

This story is basically an “if…” from the original novel, this an alternative story from the real fantasy novel I’m still writing to finish. Both could stand in their own, and doesn’t have direct connection with one and another. If you know fanfiction, you probably familiar with concept of AU (Alternate Universe). Yes, I made an AU from unpublished works, sounds weird? I decided to finish this story because I haven’t matured the plot of Énshäo Anadi.

Anyway, this novel is primarily written in Indonesia language. I plan to translate it slowly and maybe someday you could see it in floating in english-speaking market. I think we should keep dreaming, because these are the ones that driving us into our future. I’m sure everyone should try translating their works into english, because it could reach more people.

I realize that I’m still inexperienced. I really appreciate any constructive comments and critics (but no flame please). At the moment I’m writing two other novels, expect them to be finished this or next year!

Reference:
Juxtaposition: Tale of Dead god (Goodreads)
Order Online via Best Web Buys

Popularity: 19% [?]

Tags:

Related posts

34 Responses to “Jukstaposisi: Cerita tuhan Mati | Juxtaposition: Tale of Dead god”

  1. selamat vin atas diterbitkannya novelmu.

  2. Gw beli!

  3. @verdinand
    jangan lupa komen yah, hehehe :D

  4. semalem saya beli, dan langsung saya baca sampe menjelang tidur. saya lanjutkan sepanjang perjalanan ke kantor di hari pertama setelah cuti lebaran. cukup deras novelmu mengalir, dan saya merasa lancar sekali bacanya. namun, saya punya beberapa komentar. tidak sekarang. sebelumnya, selamat dulu ya, akhirnya terbit. saya sudah menunggunya.

  5. oke!
    gw blm selesai baca…

  6. tandatangannya di buku donks… dah slese baca nih.. =D

  7. @mumu
    wah makasih, saya menerima kritikan dan masukan. Mungkin ada masukan seputar diksi?

    @ira
    kalau kita ketemuan pas desember yah. hehehe. :D

  8. sebelumny selamat ya Vin. Wah ini kayaknya karya yang ruar biasa, beli ah……

  9. @rahmat
    kalau ada komentar silahkan bilang ya, saya sangat menunggu tanggapan dari teman2 semua. :)

  10. vin
    grats 4 u book
    aku blom sempet baca
    aku dikasih tahu febry
    nanti aku cari deh
    kayaknya mirip2 supernova gitu ya

  11. Bagi saya pribadi, novel Anda amat “great”. Jujur, saya hampir terpengaruh, jangan2 orang yang bernama Calvin M Sidjaja itu sebenere tidak nyata. Ahahaha…

    Lihat nama e-mail saya, ‘light’… ‘Chhya…’
    Saya bakal makan kamu…!!! :-P

    Halah…
    Saya pingin tidur aja, toh, tak ‘ada’ apa2 lg di dunia absurd ini.

    Ow, salam kenal ya…

    Mata ashita…

  12. @aris
    wah terima kasih sudah membaca novel saya. Saya senang karena anda menikmatinya :)

    salam kenal juga aris

  13. ni cerita boleh juga

    G baru setengah buku bacanya ci..

    tap bener2 bqn deg2an dech. . .

    0wYA salam kenal yaa. .

  14. Vin…kirim ke rumah gw yah…gw tunggu…

  15. triasputriJanuary 16th, 2008 at 11:04 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.5 on Windows Windows XP

    busett..jadi penasaran neh bacana..oke deh, abis baca ini aku mo baca bukuna..dikasih Calvin lebih asik neh..hehehe…
    selamat ya Calv for ur job!!
    hehehehe…
    bikin buku setebel itu pasti skripsi yg ga seberapa tebel bisa selese dalam waktu 1 bulan kan??
    heheheh…
    amin
    congratz ya Calv,
    best wishes!!

  16. Calvin Michel SidjajaJanuary 16th, 2008 at 11:37 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    @trias
    wakakakak. I wish!:))

  17. roseJanuary 16th, 2008 at 6:47 pm

    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

    wow…

    pertama kalinya saya baca novel surealis, sejak kata pertama saya tertarik untuk membacanya sampai habis.

    dan ternyata yang menulisnya adalah alumni sanur bsd…

    selamat atas penerbitannya…keep writing…

  18. Calvin Michel SidjajaJanuary 16th, 2008 at 8:23 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    @rose
    terima kasih atas komentarnya. tunggu novel saya berikutnya. tahun ini atau tahun depan mungkin. hehehe. :D

  19. roseJanuary 24th, 2008 at 3:02 pm

    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

    oh ya…

    satu lagi ingin saya tanyakan…

    kenapa judulnya ‘jukstaposisi’?

    kalo emang udah pernah ditanyakan dan udah dijawab, sori yah…

  20. Calvin Michel SidjajaJanuary 24th, 2008 at 7:55 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    untuk alasan itu saya simpan sendiri saja deh. :D

  21. deLFebruary 6th, 2008 at 11:07 am

    Using Opera Opera 9.25 on Windows Windows XP

    lagi butuh komentar tentang novel dadaisme karya dewi sartika neh.. bantuin dong, tulis tanggapan tentang novel ini, kirim ke emailQuw yuPh… suckit_1x@yahoo.com

  22. Calvin Michel SidjajaFebruary 6th, 2008 at 9:20 pm

    Using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows Vista

    @del
    anda salah tempat mas

  23. MingMarch 2nd, 2008 at 1:33 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    My bilingual review, semoga dapat menjadi masukan =p
    http://ferdiantono.blogs.frien.....si_ce.html

  24. Calvin Michel SidjajaMarch 6th, 2008 at 3:19 pm

    Using Opera Opera 9.26 on Windows Windows XP

    @ming
    makasih, dicantolin ya buat referensi :D

  25. YuliMay 1st, 2008 at 12:44 am

    Using Opera Opera 9.02 on Windows Windows XP

    Wow, I just know that u’re a writer…! Awesome! Anyway, congrats on your fisrt published novel!
    BTW, novelnya dijual di Gramedia ga, Cal?

  26. Calvin Michel SidjajaMay 1st, 2008 at 7:09 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    dijual kok, kalau butuh bacaan yang out-of-the box, mungkin yuli mau baca ini :P

  27. YuliMay 1st, 2008 at 1:20 pm

    Using Opera Opera 9.02 on Windows Windows XP

    Yup, tertarik! Nanti saya cari dulu yah bukunya ;)

  28. Calvin Michel SidjajaMay 1st, 2008 at 1:48 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    ditunggu komennya kalau sudah baca. hehehe, terima kasih atas ketertarikannya :D

  29. YuliMay 1st, 2008 at 10:27 pm

    Using Opera Opera 9.02 on Windows Windows XP

    Wah, Cal…buku kamu laris manis tuh. Tadi aku ke Gramedia TA, tapi stok abis. Jadi belom dapet deh :p Nti cari tempat laen lagi deh ^^

  30. Calvin Michel SidjajaMay 1st, 2008 at 11:38 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    @yuli
    ngg mudah2an sih demikian… itu antara laris manis atau kaga mau distock lagi gara2 faktor xyz. :D

  31. UliphMay 23rd, 2008 at 5:49 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.3 on Windows Windows XP

    Wah jadi semakin terinspirasi dengan cerita dibalik pembuatan novelmu itu.
    refrensi dari penulis lain ya?
    km juga penulis kan?
    kalau km refrensi kan naskah novel saya gimana? ^^ </i?

  32. Calvin Michel SidjajaMay 23rd, 2008 at 10:11 pm

    Using Opera Opera 9.25 on Windows Windows XP

    @uliph
    saya ga bisa jamin loh, beneran, maklum saya penulis newbie :(

Trackbacks/Pingbacks

  1. Laporan Wawancara Dengan Sky FM | Report: Interview With Sky Fm | RepublikBabi
  2. Simbol-Simbol Dalam Jukstaposisi | RepublikBabi

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>