
Pada tanggal 2 januari kemarin saya bersama keluarga sepupu saya berkesempatan mengunjungi toko buku Gramedia yang baru dibuka di jalan Matraman. Pada waktu kami menuju toko buku tersebut, terjadi kemacetan yang amat sangat parah, kami stuck sekitar 40 menit di jalan raya. Ada sekitar 3-4 kilometer deretan mobil parkir di sepanjang jalan menuju Gramedia Matraman (untungnya kami berhasil menemukan tempat parkir).
Gedung Gramedia baru ini terdiri dari 4 lantai, lantai ground adalah toko elektronik (yang harganya terlalu mahal, mendingan beli di glodok), lantai satu berisi buku-buku impor (yang sayangnya kalah dibandingkan Kinokuniya di Plaza senayan), lantai dua berisi bacaan-bacaan umum (kebanyakan buku-buku Indonesia) dan lantai ketiga adalah bagian buku anak-anak. Saya berkesempatan membeli dua buku, yakni:
1. 4 Hari menjadi Hacker (mau dibaca nanti setelah pulang ke Bandung, di rumah tidak ada jaringan)
2. Integrasi Keuangan dan Moneter Asia Timur (60 rb didiskon menjadi 42 rb)
Buku yang kedua itu sengaja saya beli soalnya saya rencana S2 mengenai ekonomi, walau masih bingung mau kuliah dimana. Pinginnya sih tentu diluar, saya rencana kerja dulu di perusahaan finance agar bisa mengerti dasar-dasar logika ekonomi, soalnya saya tergolong agak lambat kalau disuruh mengkaji ekonomi.
Buku yang kedua ini belum saya baca seluruhnya karena lagi keasyikan main Disgaea, tapi buku ini mengkaji integrasi sektor moneter dan membandingkan kapasitas-kapasitas negara di ASEAN dalam mengintegrasikan sektor moneter-nya. Berbeda dengan Eropa, ASEAN saat ini menjalankan integrasi sektor moneter sebelum integrasi sektor riil (perdagangan). Saya akan me-review buku ini nanti, soalnya lagi malas mikir, dan tanggal 9 nanti mau pulang ke Bandung sebentar untuk tes psikologi guna mendapatkan beasiswa tugas akhir di Unpar, yah mudah-mudahan dapat…
Oh ya, ada pengalaman agak buruk sewaktu makan di Es Teler 77 yang berada di tempat parkir, tempatnya agak kumuh. Sewaktu kami makan disana, meja masih belum bersih dan tampak ada noda sambal, dan air. Lantai pun kotor dan agak menjijikkan. Makanannya lebih buruk lagi, mie ayam pangsit yang saya makan terasa agak masih mentah. Tekstur mie-nya masih saling nempel, tante saya bahkan mendapat bihun yang masih mentah. Pokoknya kalau anda mau makan disana hati-hati saja, apa karena tempat makan ini masih baru sehingga tak ada quality control?
Kemarin kami juga melihat ada papan ucapan selamat dari Titiek Puspa kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kami sempat mentertawakan papan tersebut soalnya diantara papan ucapan selamat atas pembukaan Gramedia Matraman, ada satu papan selamat kepada SBY. Tapi kemudian kami baru ngeh kalau kemarin SBY membuka toko buku ini sekaligus meluncurkan “buku”-nya, Indonesia on the Move. Saya tulis “buku” soalnya Indonesia on the Move ini hanya merupakan kumpulan pidato pilihan SBY yang dicetak dengan hard cover, tahuk deh layak dibeli atau tidak.
Popularity: 14% [?]
Tags: Book, Gramedia Matraman, MiscIf you would like to make a comment, please fill out the form below.
Lumayan juga diskonnya.. 30% semua buku!
tapi tau diskonnya gede, orang-orang udah duluan beli. Gue jadi udah kehabisan beberapa buku target.
Gramedia yang baru adalah sebuah inovasi baru dalam bisnis buku di Indonesia. Dengan adanya gedung baru ini, Gramedia makin memantapkan posisi terdepan dalam bisnis toko buku. Kok gue segitu admire-nya? karena tempat yang baru ini menawarkan sensasi membaca buku yang tidak kita dapat di tempat lain *termasuk di toko gramedia yang lain*. tempatnya cozy abis. GUe yakin mereka membayar desainer mumpuni untuk membuat orang betah di sana untuk berjam-berjam. Siapa yang sanggup menjelajah empat lantai toko ini dalam satu hari *meskipun masih banyak space kosong*
kayaknya sih mereka ingin mengubah konsep toko buku yang membosankan menjadi konsep wisata buku. jadi kayak shopping mall gitu.
harga bukunya pun sama dengan harga standar Gramedia. Kita pun diberikan tempat duduk untuk membaca buku sample. Pokoknya mantep deh!
btw teman gw cerita pas dia kesana ada beberapa pengunjung yang merobek sampul sebuah buku baru walau sudah ada sample. kaya ngga punya aturan banget ya O_o
@calvin
indon tuh indon…wakakakaw
@ade
hush, istilah rasis jangan dipake ;D
[...] ekopolin-ers beraksi. Kali ini saya ingin mengulas sebuah buku dengan tema besar kemiskinan. Ketika Gramedia Matraman meresmikan gedung hasil renovasinya, saya datang ke sana *secara promonya keren banget:semua buku [...]