Google
 

Gabung ke “Klub” HI? Why not?

Calvin Michel Sidjaja on January 16th, 2008

Di jurusan Hubungan Internasional Unpar, terdapat sebuah organisasi bernama Kelompok Studi Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) yang umurnya sudah 20 tahun. Saya sempat menjadi anggota dari organisasi ini selama tiga tahun (dan di divisi litbang). KSMPMI yang namanya sangat panjang bahkan setelah disingkat merupakan salah satu dari tiga klub organisasi yang berada di bawah Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI, OSIS-nya jurusan lah) selain International Relations English Club (IREC) dan Warta Himahi (organisasi jurnalistik). Ngomong-ngomong Sari juga alumni ksmpmi loh.

KSMPMI memiliki acara rutin antara lain diskusi terbuka, diskusi internal, penerbitan jurnal akademik SENTRIS, talk show, dan yang paling terkenal: Seminar Nasional (semnas) yang diselenggarakan tiap tahunnya.

Apa yang membuat mahasiswa jurusan hubungan internasional lebih baik bergabung dengan klub-klub semacam ini jika terdapat di kampus Anda? Tentu saja karena keberadaan teman diskusi dan kesempatan berbagi ilmu antar sesama akademisi. Tidak semua mahasiswa HI memiliki ketertarikan menjadi akademisi atau menguasai bidang tertentu, keberadaan klub-klub seperti ini bisa meningkatkan rasa ketertarikan mahasiswa pada jurusan hubungan internasional.

Tapi ada juga perasaan tidak enak pada saat pertama kali bergabung dengan KSMPMI. Ada masa dimana saya menjadi minder karena harus berdebat dengan kakak-kakak kelas yang sudah lebih dulu menguasai teori-teori dan memiliki pengetahuan yang lebih banyak pada saat saya masih mahasiswa tahun pertama. Bisa dikatakan “diskusi”-nya berjalan agak asimetris.

Seminar Nasional merupakan acara puncak dari KSMPMI, tiap tahunnya kami mengadakan seminar nasional yang diselenggarakan di hotel mewah, makanya ngga pernah mau ngomongin isu kemiskinan tapi untuk persiapan seminar ini memakan waktu sekitar 4-6 bulan dari waktu yang dijadwalkan. Umumnya Semnas diselenggarakan pada bulan April.

Selain Semnas, KSMPMI juga sedang gencar-gencarnya menerbitkan jurnal ilmiah Sentris, sebuah jurnal akademik yang ditulis mahasiswa. Saya sempat menulis 2-3 kali dalam jurnal ini. Mungkin ada mahasiswa dari kampus lain yang pernah mendapat Sentris ini?

Terdapat juga sedikit perdebatan mengenai harga Sentris, ada yang berpendapat bahwa lebih baik jurnal ini dijual dengan harga sangat murah (sekitar rp. 5000), dan ada yang menginginkan dijual gratis. Saya sendiri lebih setuju kalau jurnal akademik mahasiswa diberikan gratis dengan pertimbangan:

1. Yang nulis mahasiswa, gelar sarjana aja belum punya
2. Nilai jual jurnal tersebut masih rendah dibandingkan jurnal-jurnal ilmiah yang berisi “dedengkot”
3. Keberadaan Sentris dan KSMPMI hanya diketahui di sekitar lingkungan Unpar atau Univ. Bandung (kami belum punya situs, hanya milis)

Menurut saya, jika orang mau mempromosikan barang dagangan yang baru dan belum dikenal publik secara luas, hal yang paling tepat adalah memberikannya secara cuma-cuma. Pada saat barang dagangan kita mulai disukai, barulah kita bisa mematok harga. Bukankah begitu? Saya juga sebenarnya berharap Sentris bisa diunduh secara cuma-cuma melalui internet, tapi berhubung KSMPMI kekurangan sumber daya manusia dalam bidang TI, tampaknya hal ini masih akan lamaaaa sekali baru bisa terwujud.

Pada saat saya menjabat sebagai ketua litbang, saya sebenarnya berencana agar KSMPMI punya situs, atau setidaknya blog sendiri lah. Tapi sayang sekali, pengetahuan internet saya pada saat itu masih dangkal. Belum kenal Wordpress! Andaikan saya mengenal dunia blogging lebih cepat, mungkin KSMPMI sekarang punya situs sendiri. :(

Jurnal Sentris edisi terakhir cukup istimewa karena seluruh tulisannya dalam bahasa inggris (walau entah kenapa, kok instruksi abstraknya dalam bahasa Indonesia) dan mungkin anak-anak jurusan hubungan internasional yang mengikuti pnmhii kemarin sempat mendapatkannya.

Redaksi Sentris kemarin menginformasikan saya bahwa sebentar lagi akan diadakan lomba penulisan jurnal ilmiah untuk mahasiswa Hubungan Internasional seluruh Indonesia. Nantikan kabar berikutnya kalau Anda tertarik untuk menulis di Sentris. :)

Popularity: 17% [?]

Tags: , ,

Related posts

5 Responses to “Gabung ke “Klub” HI? Why not?”

  1. hapsariJanuary 16th, 2008 at 10:54 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    salah tu dayu nunjuk gw ngurusin litbang wkt itu :) tp gara2 itu kita bertemu ya? hahaha

  2. adeJanuary 17th, 2008 at 10:31 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.9 on Windows Windows XP

    itulah yg bikin gw bingung
    kalo jurnal global di sini kan tulisannya Indonesia tapi abstraksinya inggris, lha ini malah dibalik…
    gw dah dapet tuh, tapi gw lupa sekarang di mana ya? hahaha
    oh ya lagi di mobilnya temen gw

  3. Calvin Michel SidjajaJanuary 17th, 2008 at 10:45 am

    Using Opera Opera 9.25 on Windows Windows XP

    betul, aneh banget, dari dulu gw mikir, kok nanggung banget sih bikin tulisan dalam bahasa inggris, abstraksi bahasa Indonesia. mendingan dari awal satu bahasa aja ngga sih?

    gw dapat tuh jurnal global, bayaran nulis di portal HI :))

  4. VerdinandJanuary 31st, 2008 at 2:23 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.7 on Windows Windows XP

    Calvin, HIMAHI ada ospeknya nggak?
    Maklum, gue pengen membandingkan ospek HMHI UI yang dengan universitas lainnya.

  5. Calvin Michel SidjajaJanuary 31st, 2008 at 2:32 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    “Ospek” jurusan kita namanya Gintre, sebuah acara simulasi hubungan internasional. Menurut gw lebih mendidik daripada ospek fisik. Pas gw dapat (tahun 2004) gw jadi ketua delegasi israel (dan cukup senang karena jadi best delegation :D;), dan bikin gw sempat doyan mengkaji timteng, sampai akhirnya bosan karena ga kunjung abis.

    Oh ya, tahun ini dekan Fakultas ISIP ga memberikan ijin untuk acara ospek dan outbound, kalau ngga semua panitia diancam kena skors. Kasihan juga sih.

Trackbacks/Pingbacks

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>