Google
 

Sampai Jumpa, Unpar!

Calvin Michel Sidjaja on July 27th, 2008

26 Juli 2008 merupakan hari yang cukup spesial untuk saya, kenapa? Karena hari ini saya diwisuda tentu saja. Saya bangun jam 6.15 pagi, pergi ke kampus jam 7.30 (karena katanya disuruh standby jam segitu) dan tentu saja… foto-foto!
Acara wisuda Unpar ini dimeriahkan oleh tari Merak, upacara Adat khas Sunda dan tentu saja paduan suara mahasiswa Unpar.

Rangkaian pidato pembukaan dari eksekutif Unpar mendominasi acara wisuda ini, karena pidatonya amat sangat membosankan, saya dan teman-teman lebih berkonsentrasi untuk bergosip karena kami masih harus menunggu sekitar 1 jam sebelum acara pelantikan dimulai.

Setelah acara selesai saya keluar dan mencari orang tua saya dan teman-teman lain untuk foto-foto-an, beberapa teman seperti Sari bahkan memberi saya bunga. Saya mendapat total lima bunga dari lima orang teman. Hehehe, makasih ya Sar.

Nah, sekarang saya telah lulus, saya sudah menyelesaikan kuliah empat tahun di Unpar, dan sama seperti Verdinand, saya sendiri masih belum bisa memutuskan saya mau meniti karir seperti apa nantinya. Saya sebenarnya sangat menyukai segala hal yang berhubungan dengan kultur dan bahasa, tapi orang tua saya mengatakan bidang tersebut kurang memberikan profit dibandingkan bidang lain seperti finansial.

Untuk informasi, saya menghabiskan kira-kira 110 juta selama empat tahun hidup di bandung.

Hitungannya kira-kira begini:

Biaya Hidup Bulanan = 1,5 juta x 12 x 4 = 72 juta

Biaya kuliah di unpar = 4-5 juta x 8 = 32-40 juta

Total sekitar 110-120 juta. Pendidikan adalah investasi yang cukup mahal dan memiliki nilai ekonomis untuk jangka panjang. Dalam pikiran saya, kalau saya tidak bisa memberikan minimal 110 juta pada orang tua yang telah membiayai saya, maka investasi mereka di pendidikan masih belum kembali.

Bagaimana kesan saya selama studi di HI Unpar? Wah, susah digambarkan dengan kata-kata. Yang pasti saya sangat bersyukur bisa masuk ke Unpar, terlepas oleh kelambanan birokrasinya ataupun pengalaman tidak enak diajar oleh Dosen-dosen yang ngajar seperti tembok.

Tapi menurut saya, yang utama adalah bukan cuma substansi pendidikannya. Di HI Unpar saya belajar bersosial, belajar bagaimana berinteraksi dengan orang-orang, bagaimana mengenal siapa kawan, siapa lawan, mengenal backstabber, dll. Semua itu menjadi persiapan berguna untuk menghadapi dunia kerja di depannya. Singkat kata, kita diajar berpolitik.

Banyaknya kegiatan di HI unpar seperti prakdip, juga memberikan pengalaman yang tidak bernilai. Saya yakin saya akan mengenang masa-masa kuliah saya sebagai salah satu masa terbaik dalam hidup saya (kecuali skripsi yang dapat nilai B tentunya).

Oh ya, ijazah saya keluar september, birokrasi Unpar terpaksa membuat saya terancam jadi pengangguran selema sebulan. Kalau di kampus anda, apakah ijazah langsung keluar setelah anda wisuda atau memang lazimnya, kita harus menunggu beberapa waktu sebelum akhirnya keluar? Saya berharap sekali ijazah langsung keluar begitu wisuda, tapi tampaknya tidak bisa.

Bayangkan, teman saya kemarin harus mengancam akan melaporkan kelambanan  Unpar pada surat pembaca Kompas sebelum akhirnya dia mendapatkan transkrip nilai yang dilegalisir! Prosesnya hanya lima menit, tapi tanpa ancaman tersebut, kami harus menunggu dalam durasi hanya-tuhan-yang-tahu. Lumayan parah, parah, atau parah sekali?

Memang faktanya, ada hal yang harus dibikin repot daripada dibikin mudah, saya rasa itu tidak terjadi hanya di pemerintahan, tapi di Unpar juga ada. :(

Tapi ya sudahlah, moga-moga Surat Keterangan Lulus bisa memberikan saya pekerjaan untuk sementara ini.

Dan akhir kata, sampai jumpa Unpar, Sampai jumpa teman-teman kuliah di HI Unpar. Dunia kecil, jadi kita pasti bertemu lagi, entah  kapan. :D

Foto-foto: Read the rest of this entry »

Popularity: 15% [?]

Tags: ,

Related posts

Subscribe to this blog's RSS feed

Free Web Hosting

Your Ad Here

Day 3 of summer course! Wow actually I’m very tired today, just imagine, all the session lasted from 9.30 to 15.30 with only two-three breaks. It’s pretty tiring despite the overall interesting substance.
Today there were three speakers invited, the first was Prof. Dr. Aleksius Jemadu, who delivered interesting lecture of “Good Governance ad the Role [...]

Popularity: 20% [?]

Continue Reading...

Day 2 of Summer Course~! Please bear with me with this and upcoming (probably) tedious posts. Today we made a trip to the past and learning the development of Good Governance from historical and theoretical aspect. If you are like me, almost know nothing about good governance, you might want to read this post since [...]

Popularity: 18% [?]

Continue Reading...

[Unpar] Summer Course: Day 1

Calvin Michel Sidjaja on July 7th, 2008

As I previously mentioned in this post, I will participate on summer course held by cooperation of  Unpar, Federal Republic of Germany, University of Giessen, University of Jena, and ITB.  Since I don’t have another topic to blog about, I decide to report my activity in this blog, hopefully it will make me get out from [...]

Popularity: 18% [?]

Continue Reading...

[Misc] Post-Traumatic-Disorder Pasca Sidang Skripsi

Calvin Michel Sidjaja on June 15th, 2008

Dua minggu terakhir ini saya tidak sempat mengupdate blog saya secara berkala karena persiapan ujian skripsi. Ya, pada tanggal 13 Juni, pada hari jumat kemarin, saya akhirnya melewati sidang skripsi. Hasil akhir dari skripsi saya adalah… 7,75. Saya dapat B.
Saya sempat shock karena hasil akhir ini, dosen saya, teman saya semuanya mengatakan, kualitas saya sebagai [...]

Popularity: 28% [?]

Continue Reading...

Tips: Cara Efektif Menyelesaikan Skripsi

Calvin Michel Sidjaja on May 30th, 2008

Ah, hari jumat ini akhirnya saya mengumpulkan tiga soft cover Skripsi saya ke fakultas. Sebenarnya proses masih setengah jalan karena besok saya harus ke kampus lagi untuk mengurus syarat administrasi lain.
Nah, saya ingin membagi tips pengalaman menulis skripsi saya di blog ini. Bagi teman-teman yang akan, atau sedang menulis skripsi, mungkin mau mempertimbangkan tips-tips ini [...]

Popularity: 36% [?]

Continue Reading...

Perpolitikan Kampus ala HI Unpar

Calvin Michel Sidjaja on May 19th, 2008

Sekali lagi Edna membuat tulisan nampol (setelah ngekspos kenarsisan kecenderungan anak HI dalam berfoto) yang cukup menarik mengenai perpolitikan di kampus kami, jurusan HI Unpar. Mungkin karena kami mempelajari ilmu studi Hubungan Internasional, sadar atau tidak sadar, otak kami juga terpengaruh dengan pemikiran-pemikiran besar di ilmu studi hubungan internasional.Ya, dalam berhubungan dengan orang lain pun, [...]

Popularity: 31% [?]

Continue Reading...

Bulan April-Mei, Bulan Sibuk di Unpar

Calvin Michel Sidjaja on April 29th, 2008

Bulan April dan Mei adalah salah satu bulan terpadat di Unpar, kenapa? Bulan april di Unpar adalah bulan yang identik dengan festival dan kegiatan. Jurusan Hubungan Internasional (HI) Unpar setidaknya sudah mengadakan dua kegiatan dalam skala nasional, yakni Parahyangan Model of United Nations 2008 dan Seminar Internasional 2008.
Tapi tidak cuma itu, bulan april ini, juga [...]

Popularity: 19% [?]

Continue Reading...

Gabung ke “Klub” HI? Why not?

Calvin Michel Sidjaja on January 16th, 2008

Di jurusan Hubungan Internasional Unpar, terdapat sebuah organisasi bernama Kelompok Studi Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) yang umurnya sudah 20 tahun. Saya sempat menjadi anggota dari organisasi ini selama tiga tahun (dan di divisi litbang). KSMPMI yang namanya sangat panjang bahkan setelah disingkat merupakan salah satu dari tiga klub organisasi yang berada di bawah Himpunan Mahasiswa [...]

Popularity: 18% [?]

Continue Reading...

Unpar: iCapeD

Calvin Michel Sidjaja on January 10th, 2008

Terkadang saya geleng-geleng kepala dan mengelus dada kalau melihat birokrasi Unpar yang tampaknya cukup menyaingi pemerintah dalam hal kelambanan. Ceritanya begini, di Unpar ada yang namanya program beasiswa Dana Lestari. Program beasiswa ini bisa diajukan oleh murid-murid yang merasa kurang mampu atau berniat menyelsaikan tugas akhir. Nilainya mencapai tiga juta rupiah. Saya sendiri baru pertama [...]

Popularity: 16% [?]

Continue Reading...