
This question has haunted me for several days, I primarily made this blog so that I could express my opinion and reaching Indonesian audience. As far as I concern, international relations-related blog is something scarce and not a common subject in indonesian blogosphere. But I also wondering if my persistence to blog in Indonesia language will eventually contain me up, I really would like to have my writings, my opinion read by larger number of reader.
Here is example of good bilingual indonesian-english blog. Hard to believe the blogger is an australian, she writes with native-like influency. Hmm, is our language that easy to learn? Priyadi also has considerable number of english-language posts, and it’s cool to see comments from many people throughout the world isn’t it?
Quality-wise, there are thousand better international-relations sites compared to mine, and I’m afraid that writing in english would potentially alienate the indonesian reader. Consciously or unconsciously, people tend to be more comfortable reading in their native language.
I’m also still looking good format to write bilingual blog, should I make one post containing indonesian/english translation? Or perhaps I should separate them so reader could choose what they want to read by themselves.
And ultimately should I blog bilingually, or should I just keep writing unilingually in Indonesian/English language? (Update: 01/18/08) As you can see, this blog is in middle translation right now.� Expect all previous post have been translated already within 2-3 months. Comments, suggestion would be appreciated. :)
________
Pertanyaan ini telah menghantui saya selama beberapa hari. Saya membuat blog ini supaya bisa mengekspresikan opini saya dan mencapai pembaca di Indonesia. Setahu aya, blog yang menulis mengenai hubungan Internasional masih sangat langka dan tidak umum di blogosphere Indonesia. Tapi saya juga mulai berpikir kalau terus menerus keras kepala menulis dalam bahasa Indonesia, saya akan terkungkung. Saya ingin sekali tulisan saya dibaca oleh lebih banyak orang.
Ini adalah contoh yang baik untuk blog Indonesia-Inggris. Agak sulit dipercaya kalau yang menulis blog tersebut adalah orang australia. Dia menulis dengan kemampuan setara pembicara native! Hmm, apa bahasa kita begitu mudah untuk dipelajari ya? Priyadi juga memiliki cukup banyak postingan yang ditulis dalam bahasa inggris, menurut saya sangat menyenangkan kalau tulisan kita bisa dikomentari oleh berbagai orang dari belahan dunia.
Secara kualitas, masih lebih banyak situs-situs yang lebih hebat dalam membahas hubungan Internasional dibandingkan saya, tapi saya khawatir kalau mulai menulis dalam bahasa inggris, pembaca Indonesia akan mulai malas membaca isi blog ini. Sadar tidak sadar, orang lebih nyaman membaca dalam bahasa pertama mereka ketimbang membaca dalam bahasa inggris.
Saya juga sedang mencari format yang bagus dalam membuat blog bilingual. Apakah lebih baik saya membuat satu postingan memuat dua terjemahan? Atau lebih baik dipisah dan diberi tag khusus sehingga pembaca bisa memilih apa yang mereka mau baca? Saya menerima saran dan masukan.
Popularity: 19% [?]
Tags: Bilingual, Blogging, English, Language, QuestionIf you would like to make a comment, please fill out the form below.
oh, same dilemma i dealt with.. di satu sisi pengen bisa memperkenalkan indonesia ke dunia luar.. tapi di sisi lain, resiko bikin blog english yang belom “mateng” ya ga banyak pembacanya. apalagi pembaca indonesia jadi males duluan liat bahasa inggris tersebut..
jadi mungkin lebih baik dipisah kali ya, 1 blog bahasa indonesia, 1 lagi bahasa inggris yang emang bertujuan untuk pembaca non-indonesia. so far niat gw bikin bridge-blog untuk memperkenalkan budaya indonesia ke dunia luar masih terhambat krn kekurangan tenaga & info nih huhu: http://thebeautifulsideofindonesia.wordpress.com
selaen karena namanya kepanjangan +_+
vint, gw memutuskan blog ini pelan-pelan jadi bilingual. Gw mulai mengerjakan yang gampang-gampang dulu deh, ntar esai-esai gw diterjemahkan nanti. :3
language, yah. kalau menulis blog santai seperti gw punya, tinggal ikut mood lagi pengen pake bahasa apa sih ya ^^;;;;. tapi kind of quite serious blog seperti punya lu, gw personally lebih suka baca dalam bahasa indonesia, sih. jadi orang awam bisa lebih mengerti. lebih enak dibaca
tapi for sure, kalau bisa 2 bahasa sekaligus, bakal lebih baik lagi. cuma ya itu, butuh extra effort :D
makanya gw bikin dalam dua versi kan, biar pembaca domestik ga kabur. hehehe :))
sama.. saya juga bingung.. tpi kalo 1 post hrus dibikin 2 kale, agak repot juga..