Saya rasa semua orang sudah membaca berita mengenai kejadian memalukan ini (dan menambah panjang deretan kejadian tidak pantas yang dilakukan FPI). Pada hari kesaktian Pancasila, FPI menyerang Aliansi Kebangsaan di Monas. Sebetulnya membicarakan FPI tidak ada habisnya, tapi saya sendiri lalu bertanya-tanya, kenapa FPI tidak dibubarkan? Apakah FPI sebegitu berbahayanya sampai-sampai pemerintah pun tidak bisa menyentuh mereka?
Saya sendiri sebetulnya agak kurang paham mengenai konstelasi perpolitikan Indonesia, tapi yang pasti pada masa akhir Soeharto berkuasa, dia merangkul Islam walau sebelumnya direpresi (kalau saya tidak salah ingat… Soeharto kehilangan dukungan militer, sehingga dia merangkul kekuatan politik lain, tolong koreksi kalau salah).
Yang membuat semua orang Indonesia (dan pastinya, kalangan Islam sendiri) bahwa FPI memiliki nama “Front Pembela Islam”, yang seakan menyiratkan bahwa sekarang pun, Islam direpresi dan semua tindakan mereka benar, mereka adalah semacam pembela kebenaran untuk Islam. Tapi tindakan mereka tidak demikian, yang mereka lakukan bukankah hanya kekerasan? Mereka lebih mirip preman beratribut Islam, kalau tidak mau dicap teroris. Yang pasti, mereka menikmati cap “Islam Radikal” yang diberikan masyarakat. Tampakna mereka tutup kuping segala kritikan yang ditujukan pada mereka.
Nah pertanyaan saya, kenapa FPI ini sampai sekarang tidak dibubarkan? Di Wikipedia Indonesia, kita bisa menemukan runtutan kejadian anarkis yang dilakukan FPI (apa mungkin ada anggota FPI jadi editor wikipedia?) dan tampaknya akan makin panjang.
Salah satu yang agak mengerikan adalah… betapa mengerikannya pemaksaan nilai radikal petinggi FPI. Pada 30 Mei 1999 misalnya, dikeluarkan Fatwa “Keharaman Memilih Partai yang Menetapkan Calon Legislatif non-Muslim dalam Pemilu 1999 melebih 15%”. Atau kasus lain dimana mereka memaksa Indonesia menjadi negara dengan Syariat Islam. Untungnya tidak kejadian.
Tampaknya FPI adalah orang-orang yang tidak mau hidup berdampingan dengan agama lain. Saya tidak yakin ini merupakan ajaran Islam. Tapi kekerasan atas nama agama? Legitimasi kekuasaan atas nama agama? Jika kita pikirkan secara logika, keuntungan apa yang didapatkan dari petinggi FPI jika Indonesia misalnya, menjadi negara syariat islam? Tentu saja kekuasaan.
Petinggi agama adalah orang paling diuntungkan bila suatu negara atau sekelompok orang memilih mereka karena alasan spritual. Mereka diuntungkan karena umat mereka tidak ada kekritisan, dan hanya diberi makan janji. Mereka juga mendapat kebabasan untuk menginterpretasikan kitab suci semau mereka. Mirip sekali dengan jaman kegelapan gereja, dimana kata-kata Paus dan Pastor adalah absolut. Dan ya, itu salah satu bentuk penyalahgunaan kekuasaan.
Saya rasa itu semua akan menjadi malapetaka bila benar-benar terjadi. Saya sangat berharap aparat hukum bisa menindak FPI dengan serius. Saya yakin ada banyak orang-orang liberal, orang-orang berpikiran bebas yang berharap agar FPI dibubarkan. Segala tindakan yang mereka lakukan tidak pernah damai, dan selalu berakhir dengan kerusuhan, dan anarkis. Lebih buruk lagi, media barat yang sudah islamophobic tentunya akan memberitakan kejadian-kejadian anarkis itu dari satu sisi, citra Indonesia jadi lebih buruk.
Dengan kata lain, nila setitik rusak susu sebelangga. Tapi saya pesimis FPI bisa dibubarkan. Kenapa mereka tidak dicap teroris? Kenapa mereka tidak dicap sebagai agama sesat? Apakah mentang-mentang karena nama mereka menyiratkan pembela kebenaran atas nama agama tertentu, Pemerintah takut dituduh melakukan represi? Antara itu atau pemerintah tidak serius. Toh fakta bahwa hanya ada lima agama yang diakui di Indonesia sebenarnya sudah merupakan bentuk represi, karena agama lainnya dianggap sesat.
Tidak bisa, atau tidak mau?

Hm… Lihat aja wikipedianya, di bawah ada tulisan kayak gini:
Ternyata FPI yang anarkis juga mengalami kekerasan
)
FPI memang terlalu idealis (atau apalah namanya), mungkin juga obsesif. Bubarkan saja organisasi tidak berguna seperti FPI.
Oh. Jangan-jangan pemerintah kita sadar bahwa akan ada banyak bencana di Aceh, sehingga pemerintah dapat memanfaatkan FPI sebagai sukarelawan. Betul?
Wah..gw sih setuju aja ama pendapat yg di wikipedia itu. Si Habib terus2an bilang kalo yg nyerang itu bukan anggota FPI walaupun jelas2 mereka pake atribut *bendera, rompi* FPI semua. Jadi sebenernya syapa sih yg buta??
Pemerintah dan kepolisian seharusnya lebih cepat menindak dan memproses kejadian ini. Aneh, jelas2 tindakan mereka itu udah masuk kategori kriminal, kok masih belum ditindak juga.
Kalo untuk jadi sukarelawan di Aceh, orang2 Aceh juga udah pada nolak FPI kok. Ada di tulisan gw tentang FPI juga.
Duh.. petinggi agama!
Vin, udah baca pernyataan ketua MUI soal FPI?
Itu lebih bikin ketawa *miris
saya pernah baca (lupa dimana) katanya FPI gak bisa dibubarin karna FPI bukan badan hukum atau tidak punya badan hukum (ndak ngerti juga), jadi tidak bisa dibubarkan secara hukum. yang pasti sih saya berharap FPI dibubarin aja daripada bikin rusuh lagi.
gue dah baca pernyataan ketua MUI tentang FPI.
ya elahhhhhhhhhhhhhhhh.. capee dehhhh..
Ada di beberapa site Vin. Tapi yang paling gw inget yang di detik.com:
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/06/time/143226/idnews/951668/idkanal/10
*gw ga tau cara nge-link di comment, hahahahaha….
saya cuman mau bilang FPI = Front Perusak Indonesia
Maklum mas dalam ajaran islam dapat berbohong, nah ini ayat Qurannya; QURAN 40;28 DALAM ISLAM DAPAT BERBOHONG,
SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENUNTUT SEORANGPUN YANG MELANGGAR DAN BERBOHONG. (QURAN 40:28)
Jadi kalu kita berteman dengan islam jangan kaget kalau mereka memakai ayat ini untuk melakukan kebohongan.
Apa yang nabi mereka katakan harus diamalkan, kalau gak muhammad berikan ancaman api neraka jahanam.
Jadi kita paham keagamaan yang dianut Muhammad dan pengikut. Yang bersina kata Muhammad masuk surga…
Anda mau hadistnya….?baca dong dan mempelajari Quran dan Muhammad agar kita jangan disebut islam KTP.
Memang ini seharusnya, agar kita benar-benar mengetahui
kebenaran islam.
Anda dibenarkan menjadi kaya dengan barang rampasan…
karena sudah dipraktekan oleh Muhammad setelah dia melakukan penjarahan di Medina, dan perkosaan itu dibenarkan adalam islam seperti nabi Muhammad lakukan terhadap budak-budak tawanan perang.
Disurga muslim ada pasar bebas sek disediakan oleh Muhammad yang berjihad membela Muhammad dan islam.
Anda ingin tahu kebenarannya…? baca hadistnya tentang surga mislim…..anda juga dapat membaca di GOOGLE;
MASUKAN KATA SANDI>>>>>AYO NGINTIP SURGANYA MUSLIM.
BUBARKAN FPI
Kenapa ga dari dulu-dulu FPI dibubarkan? apa pemerintah sudah tidak memiliki wibawa dan kekuatan. memang menurut undang-undang FPI tidak dapat dibubarkan karena bukan merupakan badan hukum yang sah. Satu hal yang harus dicatat pemerintah ketika action yang dlakukan FPI sudah mengarah pada tindakan-tindakan anarkis, menggangu ketertiban umum dan merugikan orang lain pemerintah sebagai eksekutif seharusnya punya alasan kuat untuk melindungi masyarakatnya, dengan cara membubarkan FPI. Pemerintah punya TNI jikalau Polisi tidak mampu membubarkan FPI. Organisasi preman seperti FPI tidak seharusnya dibiarkan berkembang menjadi lebih besar. Mereka sepertinya punya misi untuk mengubah ideologi bangsa ini, sepertinya mereka memperjuangkan syariat islam agar dijadikan dasar negara alias negara islam mengantikan pancasila namun dengan gaya preman. Dibalik semua kegiatan-kegiatan FPI sepertinya ada kepentingan politik besar yang ingin memunculkan citra baru bagi bangsa indonesia, citra sebagai negara islam, citra baru ini tentu saja akan menguntungkan segelintir orang yang punya kepentingan2 untuk menggantikan pemimpin2 di negeri ini.
Berbagai macam spekulasi pun berkembang, yang menjadi dasar jawaban dari pertanyaan kenapa FPI tidak dapat dibubarkan.
ada sinyalemen yang muncul bahwa pemerintah memiliki kepentingan-kepentingan tertentu dengan FPI. FPI dijadikan alat atau public figur untuk mengalihkan perhatian media dan masyarakat. Ketika isu menjelang kenaikan BBM, FPI berulah, sekarang ketika bangsa kita juga dilanda krisis ekonomi global, FPI membuat sensasi dengan tidak mau diperiksa pada saat sidang, dan dengan gaya sok preman menjelek-jelekan aparat penegak hukum. satu hal yang membuat kita miris dimanan wibawa aparat penegak hukum pada saat itu.
Al- Baqarah : 191
“Dan bunuhlah mereka dimana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu ( Mekah ), dan fitnah itu lebih besar bahaya nya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu ditempat itu, maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan
bagi orang-orang kafir.”
Al-Baqarah : 217
” Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan haram, katakanlah : ” Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar ; tetapi menghalangi manusia dari jalan Allah, kafir kepada Allah, menghalangi masuk masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar dosanya disisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar dosanya daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereja dapat mengembalikan kamu dari agamamu ( kepada kekafiran ), seandainya mereka sanggup. Barang siapa yang murtad diantara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal didalamnya. ”
jadi inti dari dua ayat tersebut bahwa HALAL Membunuh Orang-orang Yang memfitnah.
Semoga mulut dan hati kita dijauhkan dari memfitnah orang lain,
Semoga kita di jauhkan dari rasa dendam
Semoga kita termasuk orang-orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain
Dan Semoga kita termasuk orang-orang yang sabar.
jadi intinya… anda mendukung FPI dan wahabisme?
Ga mslh kn vin klo dia dukung FPI??bknny kamu blg kbnrn itu relatif??di mana kbnrn tgntg org mlihatnya dr sisi mana..
“knapa mreka ga dicap sbg agama sesat?”
knp kamu yg seenaknya mnentukan itu sesat?
bgmn klo pilihanmu sbg agnostik (yg kamu puja2) dianggap sesat?
apa dalihmu bhw “kbnrn itu relatif” ga bs/boleh dikatakan jg oleh org2 yg dukung FPI?
jgn kmakan omongan sendiri donk vin..
menurut saya memang demikian, selama masih pada tahap “tidak merugikan orang lain”. andai FPI dan paham wahabisme-nya bisa hidup berdampingan dan damai dengan seluruh orang yang ada disini, saya tidak akan keberatan. tapi mereka ujung-ujungnya hanya sekelompok orang yang melakukan kekerasan atas nama agama. dan menurut saya hal itu tidak bisa dibenarkan karena menindas orang lain. jangan lakukan apa yang tidak anda ingin orang lain lakukan pada anda
Mr.Nunusaku,
Apa ga salah anda nulis tuh ?
anda senang ya kalau di Indonesia ada perang antar agama ?