Yesterday I went to Plaza Senayan with some of my friends, there was poster campaign posters outside the plaza everywhere, and yes, I saw a lot of these uncivilized supporters (I think it consisted of PKS and Demokrat) littering road with waste. That’s the last thing you want to after they made traffic jam anywhere in the already crowded city.
Now to my surprise, there are campaign poster especially directed to moslem voters such as this (big size):

The translation of the text is:
Feel Free to choose the couple wearing Jilbab or not wearing Jilbab
This is a huge disappointment. Many people actually start to think Jusuf Kalla is not a racist anymore, but now he starts polarizing people according to their religion identity. No matter how much we want to commit being a democratic nation, religious issues plays important role. It’s not only religion, it’s identity, and sadly, it is often politicized.

Now in my book everyone is allowed to say what he wants. Freedom of thought, freedom of speech is the pillar of democracy.
Having said that I think Mr Kalla ( or his campaign team) has something to explain to the Indonesian people. In what way does he think that a presidential wannabee having a wife who’s wearing a headscarf, would do a better job than one who’s wife wants the fresh wind in her hair?
Now I know that life is littered with absurdities. But this slogan (Feel Free to choose the couple wearing Jilbab or not wearing Jilbab)is not only a retarded absurdity in the secular democracy which Indonesia officially is, but is by implication cunningly discriminatory against liberal Muslims and non Muslims on top of that.
Mr Kalla – or his campaign team- should take some lessons in constitutional law.
election will be done day after tomorrow. I actually had thought to vote for Kalla, but looking at these dirty campaigns…
Calv, kayanya itu bukan iklannya Kalla deh..
itu iklannya oknum2 P** yang sebagian udah membelot ke Golkar dikarenakan bu Ani Yudhoyono menolak kebijakan P** yang pake jilbab itu.
Kalau mengutip kata mas Adri nih ya Calv,
‘P** tuh udah gada apa2nya, mereka udah kehilangan pamor di mata masyarakat. Mereka ngeluarin isu2 kaya gini tuh cuma mau bikin orang2 ngeliat P** lagi. Kalo istilah anak kecil sih, mereka ngerengek minta dibeliin balon sama orang tuanya ditengah jalan, biar diperhatiin sama orang banyak’
Jadi kalo lo mau pilih Kalla ya silakan aja, beliau ga dirty campaigns kok, bukan beliau yang dirty campaigns tepatnya
[...] 2009 Filed under: Uncategorized — maand @ 9:51 am Barusan saja saya menyambangi blog nya Calvin, seorang HI Unpar 2004 yang merupakan senior saya di kampus. Begitu muncul halaman pertama, [...]
klo mnrtku Kalla itu emang bs bwt ksan baik utk rakyat Indonesia, tp di balik smuanya itu sbnrny dia manipulatif krn ujung2nya pasti dia akan mmunculkan “otak bisnisnya”. Ujung2ny dia cm mngutamakan prusahaan2nya gt vin!
banyak yang mulai berpendapat demikian. agak disayangkan, mengingat dia putra daerah dan non-jawa.
@manda
P**, hahahaha. partai itu toh. pantes aja. bawa2 isu agama demi meng-attract voters. mendingan mereka jadi warga negara saudi arabia atau iran kali ya, biar bahagia dengan konsep negara islam.
tp tenang aja, mereka gakan bisa kok mewujudkan konsep itu,
bukannya gue memandang rendah atau apa, tapi memang kebanyakan partai pengusung visi-dan misi agama udah gada yang respek-sebagai bukti, PD* dan PA* sudah mengusung asas Nasionalis-. Hal ini sangat disayangkan mengingat rating P** yang sangat tinggi pada survey pra-pemilu legislatif kemaren.
ohhh.. itu PKS kahh?
jadi inget debat PKS-PPP di TV beberapa waktu lalu. PPP bilang:
“mas-mas ini kok malah lebih menghebohkan isu Palestina ketimbang isu negara kita sendiri? Apa Palestina lebih penting dari negara kita? dan mas, saya agak bingung.. kita ini orang Indonesia yang beragama Islam? atau orang Islam yang kebetulan tinggal di Indonesia? Kalau kami, kami adalah orang Indonesia yang beragama Islam.”
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA..
capek deh.. dah mending hijrah aja kali ya ke Arab sono..
that campaign poster’s really ugly. this kind of campaign method is ridiculous, does wearing jilbab make wives of jk and wiranto more islamic than wives of sby and budiono?
i really hate to see the widest political cleavage in indonesia is religious one.
this kind of campaign surely works for some retarded fanatics.
@jubel
, iya bener, PKS itu kok kaya ngga ada isu lain yang bisa dibawa,. tapi biasalah, namanya juga golongan garis keras. mereka kayanya lebih cocok hidup di saudi deh daripada di indonesia.
ngomong merek tuh bel
@sherwin
yes it’s ridiculous, surely it could attract fanatics, but with risk being loathed by moderate people. People these days are smarters, so I hope this doesnt effect much