On the several last weeks, I’ve been plagued by headache for understanding what causes US economic recession displayed on headlines these days.This issue is actually quite interesting but I’m nowhere economic expert and all the explanations in the webs are written in rather-complicated english. I still have hard time to fully grasp what’s really happening out there. After reading from BBC and detikfinance (Indonesian news) I finally could write a simple article for laymen like me.
What happens to US Economy actually? Despite the news have been surfaced for several months in US, Indonesia media seem pretty lukewarm on this issue, it only appears on headlines around January. Prior before this month, it’s basically minor issues and haven’t received much attention from public. Basically, US economy faces perils because it’s experiencing underconsumption. The situation is getting complicated because series of subprime mortgage or simply, credit crisis.
Traditionally bank lends credit to consumers so they could purchase house after fulfilling certain requirements (like credit reports, income, etc). But contradictively subprime mortgage is the trend in US market now, where credits are given even for people who have bad credit report history, and possibly high debt-to-income ratios. This is getting worse because finance institution abuses the subprime mortgage and lending high riskies credits with high-risk return.
Imagine what happens when all these money aren’t paid back, it eventually booms a crisis. These lenders go bankrupt and giving negative sentiments to invest in US. This is worsened by the fact US is having a war in iraq, and its foreign debt waiting to explode.
In short, this crisis caused by huge credit flow to people with poor credit history and they couldn’t afford to pay back the mortgage. Period. The Fed lowers their interest rate to encourage people to invest more instead of keeping their money in bank.
Why countries outside US should be wary about this issue? Basically, because trend of underconsumption, US import might decrease. Export-oriented countries such as China, Indonesia who have their market share in US might experience sales hurt. This could decrease the export traffic to US market and eventually slowing down other states economy as well.
It’s bit complicated, but actually is pretty simple, if only the terms used are more understandable for casual reader isn’t it? We are lucky that Asia now is not the same Asia that have too much dependency to US, so that this condition won’t causes another financial crisis.
I’m sure you could find more comperhensive article than mine. Feel free to correct me. Economy is not my field of expertise and I still have hard time to type this article in simple english. ![]()
Reference:
The US sub-prime crisis in graphics (BBC News)
___________
Sebetulnya selama seminggu ini saya sakit kepala membaca artikel-artikel terkait resesi ekonomi AS. Isu ini sebetulnya cukup menarik, tapi saya sendiri tidak terlalu jago ekonomi sehingga bingung memahami apa yang sebenarnya terjadi. Setelah membaca beberapa halaman dari BBC dan detikfinance, saya bisa menulis artikel singkat bagi orang-orang awam seperti saya yang mungkin nggak ngeh dengan apa yang terjadi.
Apa yang sebenarnya terjadi dengan ekonomi AS? Dalam beberapa minggu terakhir ini kita menemukan rentetan berita bahwa ekonomi AS sedang bersiap-siap mengalami resesi, resesi sendiri bisa diartikan sebagai kondisi dimana aktivitas perekonomian mengalami penurunan signifikan dalam periode waktu tertentu. Pada dasarnya, ekonomi AS saat ini melambat karena terjadi underconsumption. Situasi ini dikarenakan efek berantai dari krisis kredit macet yang dialami AS semenjak tahun 2006.
Secara tradisional, bank memberikan pinjaman pada konsumen untuk membeli rumah setelah memenuhi persyaratan tertentu. Namun yang terjadi saat ini adalah, AS menggunakan sistem subprime mortgage, dimana kredit diberikan bahkan kepada konsumen yang memiliki catatan kredit yang buruk. Hal ini diperparah karena ada beberapa penyedia KPR yang memberikan pinjaman tinggi dan bunga tinggi bagi konsumen, akibatnya peminjam tidak bisa membayar dan rumah mereka disita.
Keuangan perusahaan finance institution menjadi bermasalah karena peminjam tidak bisa mengembalikan uang pinjaman. Banyak yang bangkrut, dan dampaknya, memberikan sentimen negatif untuk berinvestasi di pasar ini. Hal ini diperparah bahwa AS sedang perang, dan hutang luar negerinya sedang menumpuk seperti bom waktu.
Singkatnya, semua ini dikarenakan pemberian kredit besar-besaran pada orang dengan keuangan yang payah plus hutang luar negeri AS yang besar sekali. The Fed memotong suku bunga dengan harapan orang-orang akan lebih banyak berkonsumsi dan meningkatkan investasi ketimbang menimbunnya ke bank. Logis.
Apa dampaknya bagi negara di luar AS? Paling simpel adalah, konsumsi impor AS akan menurun, bagi negara-negara yang berorientasi ekspor seperti China, Indonesia, hal ini akan menurunkan tingkat ekspor negara bersangkutan ke pasar AS.
Agak memusingkan, tapi sebenarnya cukup simpel untuk dimengerti bukan? Untungya Asia saat ini tidak terlalu tergantung kepada AS, sehingga walau perekonomian AS sedang bermasalah, kita tidak akan mengalami masalah sebesar krisis finansial 1997.
Dipikir-pikir memusingkan juga ya logika ekonomi politik internasional? Silahkan koreksi saya kalau tulisan ini salah dan bisa diperbaiki. ![]()
Referensi:
Memahami Subprime Mortgage AS (Artikel Singkat dari detikfinance, sangat berguna bagi pembaca awam)
The US sub-prime crisis in graphics (Artikel BBC, menjelaskan logika kredit macet dengan sistem subprime mortgage)
Popularity: 15% [?]
Tags: America, Economy, Opinion, subprime mortgage







Using
Hmmm kayanya masalah ini kebanyakan munculnya di ghetto-ghetto kulit hitam di US, yah?
Kalau menurut teman g sih, ekonomi US melemah karena pemerintah mereka juga sekarang juga make metode gali-tutup lubang ~.~
Perpindahan penduduk dari Amerika Selatan juga merupakan faktor kuat karena pemerintah mengeluarkan banyak banyak sekali biaya untuk ‘membantu’ Latino-Latino (bahkan sampai biaya melahirkan) yang ingin menetap di US.
+ katanya peraturan perpindahan penduduk akan dipermudah lagi!
The US is falling down, falling down, falling down~
Using
sayangnya, kalau US sakit, kita semua bisa sakit, saya dengar cerita dari beberapa teman saya, pebisnis2 yang berorientasi ekspor sedang lesu karena tingkat konsumsi US menurun.
Harus diakui, US masih memiliki peranan signifikan dalam perekonomian kita walau untungnya tidak sebesar dulu.
Using
Hmmmmm menurut g sih, baik-buruk ekonomi US ga bakal terlalu banyak berpengaruh deh pada perekonomian kita (terutama orang-orang terlupakan, yang pengekspor sih udah kelewat tajir), contohnya masih ada aja ibu hamil + anaknya yang lima tahun yang meninggal gara-gara kelaparan ~.~