Google
 

87 Parties for Legislative Election?

Calvin Michel Sidjaja on February 20th, 2008

In 2009, Indonesia will hold executive election to choose its next President and Vice-President, though it must be proceeded by Legislative election first (supposedly held in 5 April 2009, according to Indonesia.go.id)

Now, now, the problem occurs if you’re reading this list. That is official list of registerd local parties which will participate in our upcoming legislative election. 87? Doesn’t it sound too absurd? In 2004 we had about 24 parties participated, and I didn’t participate in the legislative election. I don’t know anything about the candidates, I eventually decided not to give my voice to anyone. Others can do. I’m only worth 1 vote anyway.

Anyway, scroll down the list, and you could see the silliest party name ever:

31. PARTAI KARYA PELITA SOEHARTO
K : PANDARA HR
S : SALADIN PADANTA RANGKUTI
B : MURSIN
Bekasi Regensi II, Jl. Cermai V No. 9, Cibitung- Bekasi
Telp/HP : 081585456095, 08161633235

Partai Karya Pelita Soeharto. If you could speak in Indonesia language, you probably say “WTF”. It’s literally means “Soeharto’s Pelita Works Party”. Pelita could mean two: either it’s Soeharto’s famous “Pembangunan Lima Tahun (Five years development)” or it means “Heart”. It’s basically micro… err… nano party. I think it’s not matter of importance, at least they popped out with some nonsensical name anyway.

Anyway, I don’t think I will participate in legislative election, since many of the candidates actually bought degree from universities because they are mostly no-brainer and think could be elected if having fake Ph. D. I really loathe this practice, I’m still struggling to get my Bachelor degree, and these retards, they are purchasing degree to be elected. Hello?

Oh well, for your information, the salary of legislative here reaches $70,000 per year. Basically, if you’re too lazy to work, and you’re cunning, be an Indonesian legislative member. You will be paid handsomely to sleep during assembly.

_________
Seperti yang sudah kita ketahui, tahun 2009 nanti kita akan mengikuti pemilu pemilihan presiden. Suatu pesta demokrasi yang tampaknya sudah ditunggu berbagai kalangan yang menantikan perubahan. Tadinya saya berencana untuk mengulas calon presiden dan parpolnya satu-satu karena saya yakin ini akan bisa membuat saya mengerti politik lokal lebih baik (saya agak awam dalam politik lokal, jujur saja).

Tapi kayaknya ngga deh, pada saat saya mencari informasi di internet mengenai parpol, hasilnya tidak disangka: sudah ada sekitar 87 Parpol yang terdaftar dalam Departmen Hukum. 87? 87???? Padahal tahun 2004 saja, parpol yang berpartisipasi “cuma 24“. Dan sekarang cuma mereka naik hampir 3,5x lipat. Oh ya, ada satu partai yang punya nama anomali abis:

31. PARTAI KARYA PELITA SOEHARTO
K : PANDARA HR
S : SALADIN PADANTA RANGKUTI
B : MURSIN
Bekasi Regensi II, Jl. Cermai V No. 9, Cibitung- Bekasi
Telp/HP : 081585456095, 08161633235

Partai Karya Pelita Soeharto. Masya allah. Nama yang pintar sekali. Sangat pintar sampai saya tidak bisa berkomentar lebih jauh lagi. Suatu ke-absurd-an yang luar biasa. Oh ya daftar parpol pemilu ini juga kurang bagus karena parpol-parpol tersebut tidak punya situs sendiri, jadi kita belum bisa mendapatkan informasi terlalu banyak kecuali nomor telepon mereka. Kira-kira mereka bisa menggunakan wordpress ngga ya?

Saya pernah membaca suatu teori saat kuliah di semester lalu, bahwa terlalu banyak parpol bukan indikasi baik perkembangan demokrasi suatu negara. Justru banyaknya parpol menunjukkan adanya persaingan perebutan kekuasaan yang luar biasa parah. Hal ini disebabkan tingkat kepercayaan rendah dari publik pada pemerintah. Tanya kenapa.

Karena tidak semua partai tentunya berpartisipasi dalam pemilu presiden dan wakil presiden, saya rasa sebagian besar akan tereliminasi pada pemilu legislatif 2009 (yang katanya diharaakan akan diselenggarakan 5 April 2009). Tapi perkembangan ini terlalu mengejutkan. Saya tidak yakin saya akan berpartisipasi dalam pemilu legislatif, soalnya saya tidak kenal sama sekali anggota DPR yang bakal jadi wakil kita di pemerintahan.

Alasan lain? Yaah, yang paling utama sih saya trauma dengan kasus pembelian Ijazah yang marak di negeri ini. Lulusan SD saja apakah bisa jadi politikus?

Mungkin kedepannya saya akan lebih banyak membahas mengenai politik lokal, soalnya saya ingin mengetahui siapa saja calon-calon yang akan tampil, dan apakah mereka cukup kredibel untuk dipilih. Semoga ada yang kredibel. Semoga.

Referensi:

Daftar Sementara Parpol 2007
KPU Temukan Indikasi Jual Beli Ijazah Caleg
Pemilu Legislatif Diharapkan 5 April 2009

Popularity: 19% [?]

Tags: , ,

Related posts

12 Responses to “87 Parties for Legislative Election?”

  1. steyFebruary 20th, 2008 at 5:59 pm

    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

    Pendirinya terbawa suasana pas pemakaman akbar kemaren kali yah..??

  2. yuki tobingFebruary 20th, 2008 at 6:56 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

    pertama-tama, salam kenal RepublikBabi, hehe, you have one nice blog here.

    Lucu memang, semua sekarang rasanya pengen bikin partai, apalagi kalau alasannya bukan karena subsidi parpol yang jumlahnya makin ajaib aja. Toh ide yang ditawarkan maupun ideologi yang dipegang parpol-parpol baru itu gak jelas dan gak jauh beda. Political cleavages apa yang mereka coba manfaatkan? Bukankah harusnya pembentukan parpol itu merespon pada political cleavages dalam masyarakat.

    Saya kira ada 2 political cleavages di Indonesia yang bisa menjadi landasan pembentukan satu parpol baru.
    1. Religious cleavage; bisa bentuk partai Islam maupun Kristen

    2. Urban-Rural cleavage; entah kenapa melihatnya timpangnya pembangunan di Indonesia, kayaknya kita perlu deh pembentukan partai-partai yang berorientasi kedaerahan sedikit.

    Left-Right political cleavage menurut saya sendiri kurang tampak di Indonesia, sehingga agak susah juga kayaknya mau bikin konservatif vs liberal.

    Apapun itu extreme pluralism seperti ini pasti pada ujungnya instabilitas dalam parlemen lagi, cckk..

  3. hapsarisekaradiFebruary 20th, 2008 at 9:57 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

    untung nggak ada partai yang namanya ‘partai aku cinta soeharto’ atau ‘partai soeharto idolaku’;

    jadi ‘partai karya pelita soeharto’ masih bisalah dimaafkan…hahahaha

  4. Calvin Michel SidjajaFebruary 20th, 2008 at 11:30 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0 on Windows Windows XP

    @stey
    kayaknya sih gitu. ga banget ya

    @yuki tobing
    wah menarik sekali, saya kurang tahu teori politik jadi terimakasih atas informasinya. Tapi mengenai urban-rural cleveage, bukankah itu sudah diaplikasikan di pilkada? Soalnya dalam konteks pemilu nasional tentu saja partai harus berskala nasional. jika partai2 yang dibentuk malah mewakilkan daerah, bukankah akan lebih sulit untuk memperoleh suara?

    ngomong2, saya 100% yakin parpol manapun yang lahir, semuanya pasti ga akan melakukan pendidikan politik.

    @sari
    kalau ada yang bikin kaya gitu… kayanya tu orang perlu disembah deh =))

  5. yuki tobingFebruary 21st, 2008 at 2:02 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

    maksudnya berorientasi kedaerahan di atas lebih ke arah memiliki agenda tertentu akan pembangunan di daerah2 terpencil negara yang bersangkutan.

    mungkin di Indonesia agak susah aplikasi dan pemberian contohnya. contoh yang jelas mungkin bisa didapati dari negara-negara Eropa. di negara-negara semacam itu ada partai yang berani mengangkat single issue, seperti pertanian (jelas didukung oleh masyarakat rural; contoh FKgP di Hongaria) atau masalah kerusakan lingkungan (contoh Green party di Jerman).

    tapi kalo di Indonesia emang gak cocok kali ya?

  6. MingFebruary 27th, 2008 at 12:50 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows XP

    Hi Calvin, wah lucu dan mengejutkan juga blog yang satu ini…87 partai?!

    UGH.

    Emang ada yang mau (dan akan) menyeleksi satu per satu partai dengan teliti sebelum memilih??? Kalau adapun mungkin cuma 10% (paling banyak) dari total pemilih.
    Paling juga kebanyakan milihnya yang mengumbar-ngumbar janji manis doang.

    Yang pasti…amit-amit deh mau milih PKPS ~.~
    Ternyata otak beberapa manusia tertentu memang hanya sebagai pendingin darah seperti kata Aristoteles.

    *nice introduction of Indonesian politics in the English version btw ;]

    *got this site from your book Jukstaposisi =]
    You’re such a talented author!

  7. Calvin Michel SidjajaFebruary 27th, 2008 at 1:45 pm

    Using Opera Opera 9.25 on Windows Windows XP

    @yuki
    hmm, kalau menurut saya tampaknya bukan ngga cocok, tapi ga ada dana. Justru bukannya orang bikin parpol karena ingin suntikan dana? sejauh ini saya rasa pembentukan parpol hanya bisa digunakan untuk perebutan kekuasaan (ironisnya sih demikian) oleh sekelompok elit. Saya rasa masih jauh sampai masyarakat kita memiliki kedewasaan demokrasi.

    @ming
    tadinya sih saya mau begitu. Tapi… berhubung kapasitas otak saya terbatas, mungkin saya akan bahas pemilu eksekutifnya saja. Saya tidak akan ikut pemilu legislatif, toh saya ngga kenal satupun calon yang akan berpartisipasi.

    ngomong2 jangan lupa tulis komentar buat jukstaposisi ya. hehehe, salam kenal. :D

  8. antownMay 3rd, 2008 at 3:21 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Mac OS Mac OS X

    mantap ya!! semakin banyak partainya semakin aneh2 namanya. gimana lagi dengan visi misi mereka?

  9. balidreamhomeMay 6th, 2008 at 9:55 am

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    dari sekian banyak partai yang akan bertarung untuk memperebutkan ‘kue-manis’ buatan rakyat Indonesia yang akan datang ditahun 2009, semuanya adalah penggemar dan pencinta nenek2 dan kakek2, jadi mungkin semuanya pada kena syndrom Oydipus Complex kale… he he, pada suka netek dan masih dikelonin sama nenek dan kakeknya….

  10. Calvin Michel SidjajaMay 6th, 2008 at 1:15 pm

    Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.6 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

    @antown
    mari kita tunggu, apakah mereka akan bikin minimal blog buat menyebarkan visi misinya? Mari pesimis

    @balidreamhome
    jujur saya agak ngga ngeh dengan maksud komen anda, apa maksud anda orang2 akan kebanyakan memilih politikus tua?

  11. ciciyJuly 17th, 2008 at 3:48 pm

    Using Internet Explorer Internet Explorer 6.0 on Windows Windows XP

    iyah…lets seee..apakah partai akan menggunakan blog,web atau y!a sbgai tempat kampanye? kaya di korea yg berhasil memenangkan presiden sekarangnya menjadi presiden..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Goresan Ngawur » Blog Archive » Pesta Demokrasi di Indonesia

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>